Money

Gubernur Jabar Tidak Naikan Pajak Demi Jaga Daya Beli Masyarakat

Bandung (KABARIN) - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan tarif pajak kendaraan bermotor di wilayahnya tidak akan naik, meskipun pemerintah pusat melakukan pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD). Keputusan ini diambil demi menjaga daya beli masyarakat tetap aman.

"Kita Jawa Barat kan tidak naik (pajak kendaraan), kita memilih tetap menggunakan angka yang ada," ujar Dedi Mulyadi di Gedung Sate Bandung, Kamis.

Dedi menegaskan, sejak awal masa jabatannya setahun lalu, dirinya konsisten tidak menaikkan tarif pajak kendaraan. Menurutnya, strategi menjaga tarif tetap stabil justru lebih efektif untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak dibandingkan menaikkan tarif tapi membuat masyarakat enggan membayar.

"Saya sejak memimpin sampai kemarin Januari bisa ditanya, saya tidak menaikkan. Lebih baik yang bayarnya banyak (partisipasi tinggi) dibanding naik tapi yang bayarnya sedikit," ucap Dedi.

Tak hanya menahan kenaikan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bahkan menyiapkan kebijakan yang lebih progresif. Dalam waktu dekat, pajak kendaraan berpelat kuning serta angkutan barang justru akan diturunkan.

"Untuk pelat kuning, angkutan barang mengalami penurunan," tuturnya.

Langkah ini dinilai sebagai upaya mendorong sektor transportasi publik dan logistik agar tetap bergerak tanpa terbebani biaya tambahan. Dedi optimistis, dengan tarif yang tetap terjangkau, pemasukan daerah dari sektor pajak kendaraan tetap stabil karena jumlah masyarakat yang membayar lebih banyak.

Kebijakan Jawa Barat ini cukup kontras jika dibandingkan dengan Jawa Tengah. Pemprov Jateng telah menerapkan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sejak 5 Januari 2025. Kebijakan tersebut memicu tekanan publik hingga akhirnya pemerintah daerah setempat bersama DPRD merancang relaksasi berupa diskon pajak lima persen.

Di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan, langkah Jawa Barat ini diposisikan sebagai upaya menjaga keseimbangan antara kebutuhan fiskal daerah dan kemampuan masyarakat. Bagi kamu yang punya kendaraan di Jabar, setidaknya untuk sekarang, tarif pajaknya masih aman tanpa kenaikan.

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: