Jayapura (KABARIN) - PT PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat terus mendorong hadirnya ekosistem kelistrikan modern di wilayah Papua dan Papua Barat. Langkah ini dilakukan untuk memperluas budaya electrifying lifestyle di tengah masyarakat.
General Manager PLN UIW Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, mengatakan electrifying lifestyle merupakan gaya hidup modern yang mengajak masyarakat beralih memakai peralatan dan kendaraan berbasis listrik agar penggunaan energi fosil bisa dikurangi.
"Untuk itu masyarakat Papua dapat mulai menerapkan budaya tersebut dalam kehidupan sehari-hari melalui penggunaan berbagai perangkat berbasis listrik, seperti kompor induksi, rice cooker, oven listrik, air fryer hingga kendaraan listrik," katanya di Jayapura, Kamis.
Menurut Roberth, penggunaan teknologi berbasis listrik bukan hanya sekadar mengikuti tren, tetapi juga menjadi langkah penting untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Papua.
Ia menilai pemanfaatan energi listrik dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, termasuk membantu petani dan nelayan meningkatkan nilai jual hasil produksi lewat penggunaan teknologi modern berbasis listrik.
"Karena dengan pemanfaatan energi listrik di Papua membuka peluang besar bagi pengembangan ekonomi masyarakat, termasuk membantu petani dan nelayan meningkatkan nilai tambah hasil produksi melalui penggunaan teknologi berbasis listrik," ujarnya.
Selain itu, penggunaan energi listrik juga dinilai mampu membantu menekan emisi karbon sekaligus menjaga kelestarian alam Papua yang masih terjaga.
PLN pun memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan di Papua dan Papua Barat untuk mendukung penerapan gaya hidup berbasis listrik tersebut.
"Kami juga memastikan infrastruktur kelistrikan di Papua dan Papua Barat dalam kondisi siap mendukung penerapan electrifying lifestyle," ujarnya.
Saat ini, PLN bersama mitra telah menghadirkan 39 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum atau SPKLU di berbagai wilayah Tanah Papua, seperti Jayapura, Wamena, Biak, Timika, Merauke, Manokwari, dan Sorong.
Menurut Roberth, seluruh SPKLU tersebut juga sudah terhubung dengan aplikasi PLN Mobile sehingga masyarakat dapat lebih mudah mencari lokasi pengisian kendaraan listrik dan melakukan pengisian daya secara mandiri.
“Seluruh SPKLU juga telah terintegrasi dengan aplikasi PLN Mobile sehingga masyarakat bisa lebih mudah mencari lokasi pengisian kendaraan listrik dan melakukan pengisian daya secara mandiri,” ujarnya.
Sumber: ANTARA