Tekno

Google Mulai Kasih Label pada Aplikasi yang Boros Baterai di Play Store

Jakarta (KABARIN) - Mulai 1 Maret, Google resmi mulai menempelkan label peringatan untuk aplikasi yang dinilai boros baterai di Google Play Store. Langkah ini sebelumnya sudah diumumkan, tapi sekarang mulai diterapkan secara bertahap.

Label ini bakal memberi tahu kamu kalau sebuah aplikasi berpotensi mengonsumsi daya baterai lebih besar, bahkan saat berjalan di belakang layar alias tidak dipakai aktif. Dalam label tersebut tertulis, “Aplikasi ini mungkin menggunakan lebih banyak baterai dari yang diharapkan karena aktivitas latar belakang yang tinggi.”

Tapi tenang, label ini nggak langsung muncul di semua perangkat sekaligus. Google bilang peluncurannya dilakukan bertahap, jadi beberapa minggu ke depan baru semua aplikasi terdampak akan terlihat peringatannya.

Selain memberi label peringatan, Google juga bakal kasih efek lain ke aplikasi yang boros baterai. Salah satunya, kemungkinan aplikasi itu nggak bakal muncul dalam rekomendasi di Play Store. Jadi, selain baterai lebih boros, visibilitas aplikasi juga bisa berkurang.

Kenapa bisa boros? Google menilai ini terkait mekanisme “partial wake lock” di sistem operasi Android. Fitur ini sebenarnya berguna, misalnya untuk pemutaran audio atau layanan lokasi, karena menjaga prosesor tetap aktif meski layar mati. Tapi banyak aplikasi yang malah menyalahgunakannya untuk hal-hal nggak penting, sehingga bikin baterai cepat habis.

Google juga udah siapin dokumentasi teknis buat pengembang, supaya mereka bisa ngerti aturan main penggunaan fitur ini secara jelas.

Sementara itu, buat kamu sebagai pengguna, sebaiknya perhatikan label ini sebelum download atau update aplikasi. Kalau aplikasi ternyata ditandai boros baterai, mending tunggu pengembang memperbaiki dulu konsumsi dayanya sebelum dipakai rutin.

Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: