Yang jelas besok, mungkin langsung dipimpin oleh Pak Menteri Perhubungan (Menhub) juga, akan dilakukan flag off one way nasional arus mudik yang dilaksanakan pukul 12.00 WIB,
Jakarta (KABARIN) - Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Korps Lalu Lintas akan mulai memberlakukan sistem satu arah nasional pada Rabu siang guna mengurai kepadatan arus mudik.
Rekayasa lalu lintas ini akan diterapkan dari KM 70 Cikampek hingga KM 414 Kalikangkung. Kebijakan tersebut rencananya dimulai pukul 12.00 WIB dan akan dilepas secara resmi bersama Menteri Perhubungan.
“Yang jelas besok, mungkin langsung dipimpin oleh Pak Menteri Perhubungan (Menhub) juga, akan dilakukan flag off one way nasional arus mudik yang dilaksanakan pukul 12.00 WIB,” kata Kakorlantas Agus Suryonugroho.
Sebelumnya, pada Selasa sore, Korlantas sudah lebih dulu menerapkan sistem satu arah tahap awal di jalur KM 70 hingga KM 263. Langkah ini diambil setelah melihat peningkatan volume kendaraan di jalur tol.
“Mendasari dari arahan Bapak Kapolri, arahan Pak Menhub, dan diskusi dengan Dirut Jasa Marga bahwa pada pukul 12.00 ada bangkitan arus. Oleh sebab itu, kami segera melapor kepada Bapak Kapolri untuk melakukan langkah-langkah sesuai dengan SKB (surat keputusan bersama),” katanya.
Selain one way, rekayasa contraflow juga diberlakukan di ruas KM 55 sampai KM 70 untuk membantu kelancaran kendaraan menuju Tol Trans Jawa.
Pihak kepolisian menegaskan akan terus memantau kondisi di lapangan dan siap menyesuaikan skema lalu lintas jika terjadi lonjakan kendaraan.
“Apakah malam ini nanti ada puncak arus? Nanti kami akan koordinasi dengan Dirut Jasa Marga. Manakala ada bangkitan arus lagi, kemungkinan nanti akan bisa kita perpanjang untuk one way-nya itu. Tetapi kalau sudah landai, nanti akan tetap kita evaluasi,” ucapnya.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026