Prabowo Janjikan KUR dengan Suku Bunga Maksimal 5 Persen per Tahun

waktu baca 2 menit

Saya sudah perintahkan bank-bank milik RI sebentar lagi kita akan kucurkan KUR maksimal 5 persen satu tahun

Jakarta (KABARIN) - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah akan segera menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga maksimal 5 persen per tahun sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat kecil.

“Saya sudah perintahkan bank-bank milik RI sebentar lagi kita akan kucurkan KUR maksimal 5 persen satu tahun,” kata Presiden Prabowo dalam pidatonya pada peringatan Hari Buruh Internasional di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat.

Ia menjelaskan kebijakan ini diambil karena masyarakat kecil seperti buruh, petani, dan nelayan selama ini kerap terbebani bunga pinjaman yang sangat tinggi. Menurutnya, kondisi tersebut membuat penghasilan mereka habis hanya untuk membayar bunga.

“Selama ini rakyat kecil kalau pinjam uang, bunganya luar biasa gilanya. Orang kecil, pinjam uang, bunganya bisa 70 persen setahun,” ujar Prabowo.

Selain itu, Presiden juga menyoroti isu kesejahteraan buruh melalui program kepemilikan rumah. Pemerintah berupaya mengubah pengeluaran sewa bulanan menjadi cicilan kepemilikan rumah lewat program perumahan nasional.

Ia menegaskan skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) akan dibuat lebih ringan dengan tenor panjang antara 20 hingga 40 tahun agar tidak membebani pekerja.

“Tadi saya mengatakan penghasilan kalian 30 persen untuk kontrak, nanti kita akan yakinkan saudara nanti akan miliki rumah tersebut. Jadi yang tadi 30 persen untuk kontrak, kita kurangi, itu adalah untuk kau cicil rumahmu sendiri,” kata Presiden.

Prabowo menilai skema tersebut realistis karena buruh, petani, dan nelayan umumnya memiliki penghasilan yang stabil dan menetap di wilayahnya masing-masing.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo hadir didampingi sejumlah pejabat negara serta disambut oleh perwakilan serikat buruh seperti KSPSI dan KSPI.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka