Prabowo Janjikan Fasilitas Daycare bagi Anak Buruh

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa pemerintah akan memperjuangkan penyediaan tempat penitipan anak (daycare) bagi buruh yang bekerja, dan menargetkan realisasinya dalam waktu secepat mungkin sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan pekerja.

“Tadi disampaikan bahwa buruh perlu tempat penitipan anak, daycare, ini saran yang baik. Ini akan kita perjuangkan, ini akan kita laksanakan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya,” kata Presiden Prabowo saat menghadiri Peringatan Hari Buruh Internasional di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat.

Pernyataan itu disampaikan sebagai respons atas aspirasi para pimpinan serikat buruh yang menyoroti berbagai isu ketenagakerjaan yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan pekerja dan keluarganya.

Selain soal daycare, Prabowo juga menanggapi usulan terkait kebutuhan perumahan yang terjangkau bagi buruh. Ia menyebut pemerintah telah memulai program pembangunan rumah dengan target 1 juta unit.

“Rumah-rumah ini akan sesuai dengan saran saudara akan dibuat di kluster-kluster yang dekat dengan kawasan industri. Dekat dengan tempat bekerja,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan rencana pembangunan kota-kota baru yang akan dilengkapi fasilitas pendukung, termasuk sekolah, rumah sakit, sarana olahraga, serta fasilitas penitipan anak.

“Yang paling penting harus ada transportasi entah kereta api ringan, bus, supaya pekerja bisa masuk ke pekerjaan dengan lancar dan baik,” kata Prabowo.

Sementara itu, Ketua Umum Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) Ilhamsyah menyampaikan bahwa banyak pekerja yang sudah berkeluarga menghadapi dilema dalam pengasuhan anak, antara dititipkan kepada keluarga atau salah satu orang tua harus berhenti bekerja.

Ia berharap pemerintah dapat hadir untuk menyediakan fasilitas daycare di kawasan industri maupun permukiman buruh.

“Kami berharap negara hadir untuk membuat daycare di tempat-tempat kawasan industri, di permukiman buruh, agar anak-anak buruh bisa hidup layak, agar anak-anak buruh bisa tumbuh kembang dengan baik,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran fasilitas tersebut penting untuk mendukung kualitas sumber daya manusia sekaligus menjamin hak anak-anak pekerja dalam mendapatkan pengasuhan dan tumbuh kembang yang layak.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka