Washington (KABARIN) - Pemerintah Kanada memastikan tidak akan ikut dalam aksi militer bersama Amerika Serikat dan Israel yang tengah berkonflik dengan Iran.
Menteri Luar Negeri Kanada Anita Anand menegaskan negaranya tidak dilibatkan sejak awal dan tidak memiliki rencana untuk ambil bagian dalam operasi militer tersebut.
"Kanada tidak dikonsultasikan, Kanada tidak ikut serta dalam operasi militer, dan Kanada tidak berniat terlibat dalam operasi militer ofensif," kata dia.
Ia juga menyebut pihaknya belum menerima informasi terkait adanya permintaan dari Presiden AS Donald Trump kepada negara anggota NATO untuk ikut serta dalam operasi atau menjaga jalur pelayaran di Selat Hormuz.
"Sepengetahuan kami, belum ada permintaan yang diajukan ke NATO untuk bantuan tersebut. Sebagai anggota pendiri, Kanada tetap berkomitmen pada pertahanan kolektif dan pencegahan," kata Anand.
Menurutnya, hingga kini juga belum ada pembahasan serius di antara negara anggota NATO terkait kemungkinan langkah bersama dalam konflik tersebut. Ia bahkan mengaku belum melakukan komunikasi dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio sejak operasi militer berlangsung.
Sebelumnya, Perdana Menteri Kanada Mark Carney sempat menyampaikan dukungan terhadap langkah AS dan Israel meski dengan nada hati hati. Ia juga tidak menutup kemungkinan adanya keterlibatan Kanada di masa depan.
Konflik ini sendiri bermula dari serangan yang dilakukan AS dan Israel ke sejumlah wilayah di Iran pada akhir Februari, yang kemudian dibalas oleh Iran dengan serangan ke target militer di kawasan Timur Tengah.
Situasi tersebut membuat ketegangan di kawasan terus meningkat dan memicu perhatian dari berbagai negara di dunia.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026