News

China Soroti Izin Militer Israel Targetkan Pejabat Iran Tanpa Persetujuan

Beijing (KABARIN) - Pemerintah China menyampaikan keterkejutannya setelah muncul pernyataan bahwa militer Israel mendapat kewenangan untuk menargetkan pejabat Iran tanpa perlu persetujuan tambahan dari pimpinan negara.

Pernyataan itu sebelumnya disampaikan oleh Menteri Pertahanan Israel Israel Katz yang menyebut Pasukan Pertahanan Israel telah diberi lampu hijau untuk melakukan tindakan tersebut secara langsung.

Menanggapi hal itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian mengatakan negaranya terkejut dengan kebijakan tersebut.

“China terkejut oleh pernyataan tersebut,” kata Lin Jian dalam konferensi pers.

Beijing menegaskan penolakannya terhadap penggunaan kekuatan dalam hubungan internasional. China juga menilai tindakan pembunuhan terhadap pemimpin Iran serta serangan ke target sipil sebagai sesuatu yang tidak bisa diterima.

Selain itu, China meminta semua pihak untuk segera menghentikan konflik agar situasi tidak semakin memanas di kawasan.

Sebelumnya, Israel juga mengklaim telah menewaskan sejumlah pejabat penting Iran dalam operasi militernya, termasuk Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani di Teheran.

Pemerintah Iran sendiri menyatakan kedua tokoh tersebut gugur dalam serangan tersebut.

Tidak hanya itu, pernyataan lain dari pihak Israel juga menyebut bahwa setiap pemimpin baru Iran berpotensi menjadi target serangan tanpa syarat di masa mendatang.

Penerjemah: Primayanti
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: