Sport

Aprilia Soroti Masalah Teknis Usai Ai Ogura Gagal Finis di MotoGP Amerika

Jakarta (KABARIN) - Aprilia menjadikan masalah reliabilitas motor sebagai bahan evaluasi penting setelah pembalap Trackhouse MotoGP Team Ai Ogura gagal menyelesaikan balapan pada seri ketiga MotoGP 2026 di Grand Prix Amerika Serikat.

Padahal di sisi lain, pabrikan asal Italia itu justru meraih hasil gemilang lewat finis satu dua yang dicatat Marco Bezzecchi dan Jorge Martin di Sirkuit Circuit of the Americas Austin.

CEO Aprilia Racing Massimo Rivola menyebut akhir pekan di Austin tetap menjadi momen bersejarah bagi tim karena performa motor yang sangat kompetitif, namun ia juga mengingatkan bahwa masih ada pekerjaan rumah yang harus dibereskan terutama dari sisi teknis.

“Hari Minggu yang sangat berkesan bagi Aprilia Racing, dengan dua pembalap yang tampil luar biasa dan motor yang sangat kompetitif,” kata Rivola dalam keterangan resmi tim, Selasa.

“Apa yang terjadi hari ini adalah momen bersejarah yang akan tercatat. Namun, kami tetap harus terus berbenah, karena apa yang terjadi pada Ai Ogura tidak mudah diterima,” ujarnya.

Dalam balapan tersebut, Ai Ogura tampil cukup menjanjikan sejak awal. Ia memulai dari posisi ke-10, sempat merangsek hingga posisi empat besar, bahkan mencatatkan lap tercepat sebelum akhirnya harus keluar dari balapan pada lap ke-15 akibat kendala pada mesin.

Rivola menambahkan bahwa insiden itu membuat Aprilia kehilangan peluang besar untuk meraih hasil lebih maksimal di Austin, termasuk kemungkinan menempatkan lebih banyak motor di podium.

“Hari ini sebenarnya ada peluang untuk melihat tiga motor Aprilia di podium, dan peluang seperti itu harus bisa dimaksimalkan,” katanya.

Dari pihak Trackhouse MotoGP Team, Team Principal Davide Brivio juga menyayangkan kegagalan Ogura yang tampil kuat sepanjang lomba namun harus mengakhiri balapan lebih cepat karena masalah teknis.

“Sejujurnya, hasil hari ini sangat mengecewakan. Ai menjalani balapan yang fantastis. Dia mencetak lap tercepat selama balapan dan naik peringkat dari posisi ke-10 di awal, jadi saya pikir dia bisa saja naik podium,” kata Brivio.

“Sayangnya, dia mengalami masalah mesin dan motornya berhenti. Dia tidak punya pilihan selain mundur, yang benar-benar disesalkan,” ujarnya.

Meski begitu, Brivio tetap melihat sisi positif dan optimistis tim serta pembalapnya bisa bangkit di seri berikutnya dengan performa yang lebih kuat.

“Kami memiliki motor yang kuat, tim yang kuat, dan pembalap yang kuat. Kami akan beristirahat sejenak dan kemudian kembali ke balapan berikutnya dengan tekad untuk mengatasi kekecewaan ini,” kata Brivio.

MotoGP 2026 selanjutnya akan berlanjut ke Grand Prix Spanyol yang dijadwalkan berlangsung pada 24 sampai 26 April.

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: