Panama City (KABARIN) - Sedikitnya 16 orang tewas dan 10 lainnya terluka dalam serangkaian serangan yang dilakukan geng Gran Grif di lingkungan Jean Denis, wilayah Artibonite, Haiti, demikian disampaikan kepolisian Haiti pada Senin (30/3).
Sementara otoritas setempat menyebutkan jumlah korban tewas mencapai sekitar 70 orang.
Serangan tersebut dilancarkan pada Sabtu (28/3) malam hingga Minggu (29/3) pagi, dengan lebih banyak aksi kekerasan dilaporkan pada Senin pagi waktu setempat, menurut laporan media lokal.
Menurut laporan tersebut, sekelompok orang bersenjata api menyerang warga secara membabi buta dan membakar beberapa rumah, memaksa sejumlah besar penduduk mengungsi serta menimbulkan korban dan kerusakan harta benda yang parah.
Kepolisian Nasional Haiti menyebutkan 16 kematian dan 10 korban luka telah dikonfirmasi berdasarkan informasi yang tersedia saat ini. Otoritas mengatakan bahwa jumlah korban sebenarnya masih menunggu tahap verifikasi karena beberapa area masih sulit dijangkau dan belum semua jenazah telah ditemukan.
Otoritas setempat menyampaikan kepada media bahwa serangan tersebut menewaskan sekitar 70 orang dan melukai banyak lainnya, seraya memperingatkan bahwa jumlah korban tewas masih bisa terus bertambah.
Beberapa korban diduga masih berada di dalam rumah-rumah yang terbakar sehingga mempersulit proses penghitungan, dengan sejumlah laporan media mengindikasikan bahwa jumlah korban tewas dapat melebihi 85 orang.
Haiti sedang bergelut dengan kondisi keamanan yang kian memburuk dalam beberapa tahun terakhir, seiring geng-geng bersenjata memperluas kendali ke berbagai daerah dan insiden kekerasan semakin sering terjadi.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026