Jakarta (KABARIN) - Volvo dan Geely Auto resmi meneken nota kesepahaman (MoU) untuk memperkuat kemitraan komersial Lynk & Co di pasar Eropa, dilaporkan CarnewsChina, Rabu. Lewat kerja sama ini, Volvo bakal mengambil alih tanggung jawab operasional dan manajemen merek Lynk & Co di benua biru, dengan tujuan mempercepat pengembangan merek tersebut secara besar-besaran.
Volvo Cars menyatakan akan menjadi importir sekaligus distributor eksklusif untuk semua kendaraan listrik Lynk & Co di Eropa. Rencana ini termasuk menjual mobil melalui jaringan ritel Volvo yang sudah mapan dan berbagi sistem penjualan serta layanan purnajual di pasar terkait.
“Memanfaatkan sistem komersial pusat dan jaringan dealer Volvo yang sudah ada akan memungkinkan ekspansi lebih cepat dan mendukung volume penjualan yang lebih tinggi,” catat Lynk & Co Europe. Volvo juga menambahkan, kerja sama ini memungkinkan kedua merek menjangkau konsumen lebih luas, menargetkan segmen pasar berbeda, tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan untuk pengembangan produk.
MoU ini menegaskan bahwa kemitraan ini tidak mengubah struktur kepemilikan. Lynk & Co tetap menjadi bagian dari Geely Auto Group, yang akan tetap memimpin operasi inti secara global, termasuk desain produk, R&D, dan sertifikasi kepatuhan.
Lynk & Co sendiri didirikan pada 2016 sebagai merek premium hasil kolaborasi Geely Auto dan Volvo Cars, dan langsung masuk pasar Eropa di tahun yang sama. Saat ini, merek ini menawarkan layanan penjualan dan leasing di beberapa negara Eropa, sambil memperluas lini produk dari SUV plug-in hybrid 01.
Dengan integrasi ke sistem saluran Volvo, Lynk & Co berharap bisa melampaui model penjualan langsung dan berlangganan sebelumnya, sekaligus menjangkau basis pelanggan yang jauh lebih luas.
Kemitraan ini jadi bagian dari strategi Geely Holding untuk mengintegrasikan sumber daya globalnya, khususnya di Eropa, dengan membangun ekosistem lokal di sekitar Volvo, menyederhanakan operasi, pusat R&D, dan jaringan distribusi.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026