Hal ini mencerminkan juga perbaikan aktivitas ekonomi serta semakin efektifnya implementasi Coretax. Jadi, kenaikan pajak itu in line atau mengonfirmasi bahwa ekonomi betul-betul sedang mengalami perbaikan,
Jakarta (KABARIN) - Menteri Keuangan (Memkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan bahwa pemasukan negara hingga akhir Maret 2026 sudah mencapai Rp574,9 triliun. Angka ini menunjukkan kenaikan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Capaian tersebut setara dengan sekitar seperlima dari target dalam APBN 2026 yang dipatok lebih dari Rp3.000 triliun. Artinya, kinerja pendapatan di awal tahun ini terbilang cukup solid.
Menurut Purbaya, peningkatan ini tidak lepas dari performa penerimaan pajak yang terus menunjukkan tren positif sejak awal tahun. Baik dari sisi bruto maupun neto, angkanya konsisten naik setiap bulan.
“Hal ini mencerminkan juga perbaikan aktivitas ekonomi serta semakin efektifnya implementasi Coretax. Jadi, kenaikan pajak itu in line atau mengonfirmasi bahwa ekonomi betul-betul sedang mengalami perbaikan,” jelas Purbaya.
Secara keseluruhan, penerimaan dari sektor perpajakan menjadi penyumbang terbesar. Nilainya mencapai ratusan triliun rupiah dengan pertumbuhan dua digit secara tahunan. Komponen ini terdiri dari pajak serta bea dan cukai.
Beberapa jenis pajak mencatat kenaikan cukup signifikan, terutama dari pajak konsumsi seperti PPN dan PPnBM yang melonjak tajam. Hal ini menunjukkan aktivitas belanja masyarakat dan dunia usaha sedang meningkat.
“Kalau dilihat, PPN dan PPnBM-nya tumbuhnya 57,7 persen, artinya memang aktivitas ekonominya amat lebih sibuk dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu,” kata Purbaya.
Sementara itu, penerimaan dari sektor kepabeanan dan cukai justru mengalami penurunan. Hal ini dipengaruhi oleh turunnya produksi pada akhir tahun sebelumnya serta adanya kebijakan penundaan pembayaran cukai.
“Sebaliknya, biaya masuk masih mencatatkan pertumbuhan positif didorong oleh peningkatan nilai impor dan pergerakan nilai cukai rupiah,” ujarnya.
Selain dari pajak, pendapatan negara juga ditopang oleh sumber lain seperti penerimaan negara bukan pajak serta hibah, meski kontribusinya tidak sebesar sektor perpajakan.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026