Jakarta (KABARIN) - Minuman kopi telur khas Vietnam atau cà phê trứng dikenal punya rasa unik karena menggabungkan kopi hitam pekat dengan campuran kuning telur yang dikocok bersama gula atau susu kental manis. Minuman ini cukup populer di kalangan pecinta kopi karena teksturnya yang creamy dan rasanya yang khas.
Ahli diet terdaftar Shannon O'Meara, RD dari Orlando Health di Florida menjelaskan bahwa kopi hitam sebenarnya memiliki kandungan bermanfaat seperti magnesium, vitamin B2, dan polifenol yang baik untuk tubuh. Bahkan konsumsi kopi hitam dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2, sindrom metabolik, hingga beberapa jenis kanker.
“Kopi telur mungkin mengandung ‘banyak gula’ yang dapat meningkatkan risiko terkena penyakit tertentu pradiabetes, diabetes, atau resistensi insulin,” kata O'Meara.
Di sisi lain, telur memang mengandung nutrisi penting seperti protein, kolin, vitamin D, dan B12. Namun bagian kuning telur juga memiliki kadar kolesterol yang cukup tinggi.
Walaupun memberikan asupan protein, kopi telur tidak disarankan menjadi sumber protein utama saat sarapan. O'Meara menyarankan untuk tetap menyeimbangkannya dengan makanan lain seperti yogurt rendah lemak, keju cottage rendah lemak, daging kalkun, putih telur, kacang-kacangan, atau biji bijian.
Jika ingin mencoba membuat kopi telur sendiri, penggunaan telur pasteurisasi lebih disarankan untuk mengurangi risiko bakteri seperti salmonella yang bisa terdapat pada telur mentah atau setengah matang.
Kelompok tertentu seperti ibu hamil, lansia di atas 65 tahun, anak di bawah 5 tahun, serta orang dengan daya tahan tubuh lemah sebaiknya menghindari konsumsi telur mentah termasuk kopi telur.
“Selain itu, mereka yang khawatir tentang jumlah kolesterol atau tambahan gula dalam makanan mereka juga harus mencoba menghindari ini,” kata O'Meara.
Ia menambahkan bahwa kopi telur lebih cocok dijadikan minuman sesekali sebagai camilan spesial, bukan untuk konsumsi harian.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026