Jakarta (KABARIN) - Ahli biokimia asal Prancis Jessie Inchauspé mengungkapkan ada beberapa nutrisi kunci yang perlu diperhatikan selama kehamilan karena berperan besar dalam mendukung tumbuh kembang janin.
Dalam laporan Hindustan Times, ia menjelaskan bahwa asupan nutrisi yang tepat tidak hanya membantu pembentukan organ bayi, tetapi juga menjaga kesehatan ibu dan kestabilan energi selama masa kehamilan.
Salah satu nutrisi yang disorot adalah kolin. Zat ini dinilai penting untuk perkembangan otak bayi. Ibu hamil disarankan mencukupi kebutuhan harian sekitar 450 miligram.
Sumbernya bisa didapat dari telur, di mana satu kuning telur mengandung sekitar 125 miligram kolin. Selain itu, kolin juga terdapat pada ayam, daging sapi, ikan, serta produk olahan susu seperti yoghurt dan keju.
“Jika anda tidak mengonsumsi makanan hewani, kedelai adalah sumber kolin nabati terkaya (48 mg per 100 g), dan anda dapat mengonsumsi suplemen kolin bitartrat," ujar Jessie.
Selain kolin, protein juga menjadi asupan penting yang tidak boleh dilewatkan. Pada trimester kedua dan ketiga, ibu hamil dianjurkan mengonsumsi sekitar 1,5 gram protein per kilogram berat badan sebelum hamil setiap harinya. Nutrisi ini membantu pembentukan organ tubuh bayi agar berkembang dengan baik.
Nutrisi lain yang tak kalah penting adalah asam lemak omega 3, khususnya DHA. Kandungan ini berperan dalam perkembangan otak sekaligus membantu menurunkan risiko kelahiran prematur. Untuk mencukupinya, konsumsi ikan berlemak seperti sarden, makarel, teri, atau haring sekitar tiga kali dalam seminggu bisa jadi pilihan.
Di sisi lain, Jessie juga mengingatkan agar konsumsi gula tetap dibatasi selama kehamilan.
“Selama kehamilan, glukosa melewati plasenta dan dapat memengaruhi pemrograman metabolisme bayi anda dan kesehatan metabolisme di masa depan,” katanya.
Ia menambahkan bahwa mengurangi gula dapat membantu menekan peradangan serta mencegah lonjakan insulin berlebih pada janin, yang berisiko memicu masalah kesehatan seperti diabetes dan obesitas di masa depan.
Sumber: Hindustan Times