Washington (KABARIN) - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Rabu (8/4), mengatakan bahwa Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan gencatan senjata selama dua pekan antara AS dan Iran.
"Itu adalah bentrokan yang terpisah," ujar Trump kepada PBS dalam sebuah wawancara via telepon ketika ditanya mengenai serangan Israel yang terus berlanjut terhadap Lebanon.
Dia menambahkan bahwa Hizbullah tidak termasuk dalam kesepakatan tersebut dan akan "ditangani juga".
Laporan kantor berita semiresmi Iran, Fars, pada hari yang sama, menyebut jalur pelayaran kapal tanker minyak telah ditangguhkan melalui Selat Hormuz menyusul serangan terbaru Israel terhadap Lebanon.
Iran sedang memfinalisasi persiapan untuk melancarkan "operasi pencegahan" terhadap target-target militer di Israel, menyusul "pelanggaran gencatan senjata" yang dilakukan Israel di Lebanon, demikian dilaporkan Fars, mengutip sumber-sumber keamanan dan militer.
Pesawat tempur Israel melancarkan serangkaian serangan udara di seluruh Lebanon pada Rabu (8/4), yang menewaskan sedikitnya 87 orang dan melukai 722 lainnya, menurut para pejabat terkait, dengan kawasan padat penduduk di Ibu Kota Beirut menjadi salah satu area yang paling parah terdampak.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026