Tekno

Google Cloud Sebut RI Pasar Digital Paling Lengkap di Asia

Las Vegas (KABARIN) - President Google Cloud untuk Asia Pasifik, Karan Bajwa menilai Indonesia sebagai negara dengan pasar yang sangat lengkap dan menyeluruh karena keberhasilannya menggabungkan kekuatan perusahaan sektor tradisional dengan ekosistem digital yang inovatif.

“Negara itu (Indonesia) juga mengemas ekosistem digital yang sangat dinamis, ekosistem pengembang, data digital. Jadi, ini adalah pasar yang sangat lengkap dan menyeluruh,” kata Bajwa di sela penyelenggaraan Google Cloud Next 26 di Las Vegas, Amerika Serikat, Kamis (23/4) waktu setempat.

Bajwa menyampaikan bahwa daya tarik Indonesia terletak pada keragaman pelanggan, ukuran negara. Sektor-sektor matang seperti perbankan, ritel, hingga telekomunikasi di Indonesia dinilainya telah menunjukkan kesiapan teknologi yang tinggi.

Sebagai contoh, ia menyoroti langkah Indosat yang sedang memacu transformasi kecerdasan AI dan memiliki aspirasi untuk bertransformasi dari perusahaan telekomunikasi menjadi AI TechCo.

Google Cloud, lanjutnya, juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan ternama Indonesia seperti Salim Group, Gojek, Tokopedia, hingga berbagai jaringan ritel nasional.

“Kami sangat bangga dengan apa yang kami kerjakan bersama Indonesia, di Indonesia dengan para pelanggan. Kami mendapatkan hak istimewa menjadi penyedia pertama yang meluncurkan pusat data di Indonesia. Dan saya pikir itu memberi kami luar biasa untuk benar-benar bekerja dengan pelanggan,” ucapnya.

Merujuk pada Indonesia sebagai pasar digital yang lengkap dan utuh, Bajwa menambahkan bahwa Google Cloud ingin benar-benar mewakili kelengkapan kemampuan platformnya, yang mewakili hampir semua industri yang dapat ditransformasikan melalui penggunaan teknologi di Indonesia.

Lebih lanjut, Bajwa memandang Asia Tenggara sebagai mikrokosmos dari pasar Asia-Pasifik yang lebih luas. Kawasan ini dinilainya unik karena merangkum keberagaman pasar, mulai dari yang sangat matang hingga yang berbasis digital-native.

Bagi Google Cloud, Indonesia menjadi representasi pasar yang komplet dengan perpaduan perusahaan tradisional yang mapan dan ekosistem digital yang sangat dinamis. Hal ini berbeda dengan Thailand yang sangat kuat di sektor perusahaan tradisional, atau Singapura yang menonjol melalui ekosistem pengembang dan perbankan matangnya.

Karakteristik unik di tiap negara, termasuk pasar pengembang yang dinamis di Vietnam dan Malaysia, menjadi sarana pembelajaran bagi Google Cloud untuk penerapan teknologinya di wilayah lain di Asia-Pasifik.

“Jadi perolehan kami di Asia Tenggara telah menjadi peluang besar bagi kami untuk belajar dari sana dan menerapkannya ke pasar Asia-Pasifik yang lebih luas dalam arti tersebut,” kata Bajma.

Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: