Seleb

Pemain “Gudang Merica” Lakukan Syuting Ekstrem di Lokasi Terbengkalai

Jakarta (KABARIN) -

Para pemain film Gudang Merica membagikan cerita di balik proses syuting yang penuh tantangan, mulai dari lokasi minim pencahayaan hingga adegan berisiko yang hampir menyebabkan kecelakaan.

Aktor Bonar Manalu mengungkapkan salah satu adegan kejar-kejaran di area terbuka sempat membuat situasi cukup berbahaya bagi para pemain.

“Ada satu teman saya hampir meninggal. Jadi kita tuh ada adegan di tebing gitulah. Kita lari dan harus menghindari, (ceritanya) mengejar orang. Kita nggak bisa ngerem. Jadi teman saya si Ristek ini sampai mau jatuh dari tebing,” kata Bonar saat kunjungan media di Kantor Berita ANTARA pada Selasa.

Ia menjelaskan banyak adegan dalam film ini juga muncul secara spontan di lokasi syuting mengikuti arahan sutradara, sehingga para pemain harus cepat beradaptasi dengan kondisi di lapangan.

Sementara itu, aktris Rizky Inggar mengatakan sebagian besar proses syuting dilakukan di rumah sakit lama di kawasan Kaliurang, Yogyakarta.

Lokasi tersebut memiliki lorong panjang dengan pencahayaan terbatas yang membuat suasana semakin menantang, terutama saat pengambilan gambar malam hari.

“Banyak adegan malam di rumah sakit yang cukup gelap. Saat lampu dimatikan, suasananya benar-benar berbeda,” ujarnya.

Selain kondisi lokasi, cuaca yang tidak menentu juga kerap mempengaruhi jadwal produksi sehingga beberapa pengambilan gambar harus disesuaikan secara fleksibel.

Di balik tantangan tersebut, suasana syuting juga diwarnai pengalaman unik seperti kemunculan monyet di sekitar lokasi saat waktu istirahat.

Para pemain menilai berbagai kondisi itu justru menjadi bagian dari pengalaman produksi yang memperkaya dinamika selama proses pembuatan film.

Film Gudang Merica disutradarai oleh Imam Darto dan dijadwalkan tayang di bioskop pada 21 Mei 2026. Film ini mengangkat kisah empat mahasiswa koas dengan latar dunia medis yang dipadukan unsur horor dan komedi, diproduksi oleh Multivision Pictures bersama Pabrik Cerita.

Pewarta: Farika Nur Khotimah
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: