Money

IHSG Ditutup Menguat 15,15 Poin ke 6.971,95 pada Senin Sore

pelemahan IHSG dipicu antara lain oleh koreksi saham GOTO setelah pemerintah melalui Perpres No. 27 Tahun 2026 membatasi potongan aplikator maksimal 8 persen

Jakarta (KABARIN) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Senin ditutup menguat tipis 15,15 poin atau 0,22 persen ke level 6.971,95.

Pada awal sesi, IHSG sempat bergerak kuat hingga menyentuh 7.069, namun penguatan tersebut berkurang pada sesi II sehingga indeks bergerak cenderung mendatar (sideways) hingga penutupan.

Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim di Jakarta, Senin, menjelaskan bahwa tekanan IHSG salah satunya berasal dari koreksi saham GOTO setelah pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 yang membatasi potongan aplikasi maksimal 8 persen.

“Hal ini memicu kecemasan investor akan prospek fundamental saham GOTO karena dinilai kebijakan tersebut dapat menurunkan pendapatan dan marjin GOTO,” ujarnya.

Sementara itu, Phillip Sekuritas Indonesia dalam kajiannya mencatat bursa saham Asia secara umum bergerak menguat pada Senin sore (4/5), dengan indeks MSCI Asia-Pasifik di luar Jepang naik hingga 3 persen.

Penguatan dipimpin oleh KOSPI Korea Selatan yang melonjak 5,12 persen serta TAIEX Taiwan yang naik 4,57 persen, sementara pasar Jepang dan China libur perdagangan.

Kenaikan ini didorong oleh reli saham berbasis kecerdasan buatan (AI) yang kembali menjadi perhatian investor, serta meredanya ketegangan geopolitik setelah kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran.

Sejumlah perusahaan besar yang menjadi pemain utama di sektor AI seperti Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC), Samsung Electronics, dan SK Hynix turut menopang penguatan pasar regional.

Di sisi lain, harga minyak dunia bergerak melemah tipis setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan inisiatif Project Freedom terkait keamanan pelayaran di Selat Hormuz. Meski demikian, ketidakpastian pasokan energi masih menjadi faktor utama yang memengaruhi pasar global.

Dari dalam negeri, aktivitas perdagangan IHSG tercatat mencapai 2.441.740 kali transaksi dengan volume 60,30 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp21,12 triliun. Tercatat 327 saham menguat, 357 melemah, dan 134 stagnan.

Secara sektoral, penguatan terbesar terjadi pada sektor barang konsumen primer yang naik 2,53 persen, disusul barang konsumen nonprimer 1,53 persen dan infrastruktur 0,96 persen. Sementara sektor kesehatan, teknologi, dan transportasi menjadi penekan utama indeks hari ini.

Pewarta: Bayu Saputra
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: