News

Dua Aktivis Flotilla Gaza Masih Ditahan Israel, Masa Penahanan Diperpanjang

Tel Aviv (KABARIN) - Israel memutuskan memperpanjang masa penahanan dua aktivis dari misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla hingga 10 Mei, menurut laporan media Israel.

Informasi ini diberitakan oleh Haaretz pada Selasa. Dua aktivis yang masih ditahan adalah Saif Abukeshek yang memiliki kewarganegaraan Spanyol dan Swedia keturunan Palestina serta Thiago Avila asal Brasil.

Sebelumnya, kelompok tersebut menyebut pasukan Israel sempat naik ke kapal bantuan mereka dan menahan total 180 aktivis. Namun, 178 orang di antaranya sudah dibebaskan.

Dalam laporan yang sama, kedua aktivis itu disebut menghadapi tuduhan serius, termasuk membantu musuh saat perang dan terlibat dalam organisasi yang dikategorikan sebagai teroris oleh pihak Israel.

Armada Global Sumud Flotilla sendiri diketahui berangkat dari Barcelona pada 15 April dengan membawa misi bantuan menuju Jalur Gaza.

Menurut keterangan aktivis, pada 29 April pasukan Israel mengambil alih kapal-kapal tersebut di sekitar Kreta. Mereka juga menuding adanya perusakan pada mesin dan sistem navigasi kapal.

Insiden ini memicu reaksi internasional. Sehari setelah kejadian, menteri luar negeri dari 11 negara menyampaikan kecaman terhadap tindakan tersebut sekaligus mendesak adanya pertanggungjawaban hukum dari Israel.

Negara-negara yang ikut menyuarakan protes antara lain Turkiye, Brasil, Yordania, Pakistan, Spanyol, Malaysia, Bangladesh, Kolombia, Maladewa, Afrika Selatan, serta Libya.

Penerjemah: Fransiska Ninditya
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: