Jakarta (KABARIN) - Perusahaan baterai asal China, CATL, masih jadi penguasa pasar baterai kendaraan listrik di Tiongkok. Perusahaan ini disebut menguasai hampir setengah pasar dengan pangsa mencapai 47 persen pada April 2026.
Berdasarkan data Kerui yang dikutip Carnewschina pada Senin (25/5), industri baterai kendaraan listrik di China saat ini masih didominasi segelintir perusahaan besar. CATL tetap berada di posisi teratas, sementara BYD lewat unit baterainya FinDreams serta CALB berada di urutan berikutnya.
Pada April 2026, CATL mencatat pemasangan baterai sebesar 28,694 MWh. Angka itu membuat perusahaan tersebut mempertahankan dominasinya di pasar kendaraan listrik terbesar di dunia.
Di posisi kedua ada FinDreams, anak usaha baterai milik BYD, dengan pemasangan 11,133 MWh atau sekitar 18,3 persen pangsa pasar.
Sementara itu, CALB berada di posisi ketiga dengan total pemasangan 5,198 MWh atau menguasai 8,5 persen pasar.
Produsen lain seperti Gotion High-tech juga masih masuk dalam persaingan. Perusahaan ini menempati posisi keempat dengan pemasangan 3,705 MWh dan pangsa pasar sebesar 6,1 persen.
Selain itu, daftar 10 besar produsen baterai kendaraan listrik di China juga diisi nama-nama seperti EVE, Rept Battero, Zenergy, Sunwoda, hingga Energee.
Secara keseluruhan, 10 perusahaan baterai terbesar tersebut menguasai lebih dari 95 persen total pasar pemasangan baterai kendaraan listrik di China sepanjang April 2026. Hal ini menunjukkan industri baterai kendaraan listrik di negara tersebut masih sangat terkonsentrasi pada pemain-pemain besar.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026