Tekno

Meta Siapkan Asisten AI dan Versi Desktop untuk Aplikasi Edits

Jakarta (KABARIN) - Aplikasi pengeditan video milik Meta, yakni Edits, dikabarkan akan menghadirkan sejumlah fitur baru, termasuk asisten kecerdasan buatan (AI) dan versi desktop guna mendukung kebutuhan para kreator konten.

Dilaporkan TechCrunch, Kamis (11/6) waktu setempat, fitur-fitur tersebut diperkenalkan dalam sebuah acara khusus yang digelar untuk para kreator di Los Angeles. Pembaruan itu menjadi bagian dari upaya Meta memperluas kemampuan Edits yang sebelumnya hanya berfokus pada perangkat seluler.

Selain menghadirkan asisten AI dan aplikasi desktop, Meta juga memperkenalkan tab "Beta" yang memungkinkan pengguna mencoba berbagai fitur eksperimental sebelum dirilis secara luas. Kehadiran tab tersebut menunjukkan upaya perusahaan untuk mempercepat inovasi sekaligus merespons kebutuhan kreator secara lebih cepat.

Edits pertama kali diluncurkan pada 2025 dan diposisikan sebagai pesaing utama CapCut. Dengan berbagai fitur baru yang tengah disiapkan, Meta berharap dapat mempertahankan pengguna yang sudah ada sekaligus menarik kreator baru ke dalam ekosistemnya.

Salah satu fitur yang paling banyak mendapat perhatian adalah asisten AI yang dirancang untuk membantu kreator menganalisis performa konten dan menghasilkan ide-ide baru. Fitur tersebut akan memanfaatkan data dari Instagram, seperti jumlah penayangan dan tingkat retensi video, untuk membantu kreator memahami faktor yang membuat sebuah konten berhasil.

Asisten AI itu juga dapat memberikan rekomendasi ide video berdasarkan performa unggahan sebelumnya serta menyarankan penggunaan audio yang sedang populer. Dengan demikian, kreator dapat memperoleh inspirasi konten tanpa harus menggunakan layanan pihak ketiga.

Meta menilai integrasi AI secara langsung ke dalam Edits dapat meningkatkan produktivitas kreator sekaligus menjaga keterlibatan mereka di platform-platform milik perusahaan. Sebelumnya, Meta juga telah memperkenalkan fitur serupa bagi kreator di Facebook.

Langkah tersebut dilakukan di tengah persaingan yang semakin ketat dengan TikTok dan YouTube, yang lebih dulu menyediakan alat berbasis AI untuk membantu kreator menemukan ide konten dan mengikuti tren terbaru.

Selain AI, Meta juga tengah menyiapkan versi desktop Edits yang akan memberikan fleksibilitas lebih besar dalam proses penyuntingan video.

Perusahaan menyebut kreator nantinya dapat bekerja dengan kontrol yang lebih presisi melalui layar yang lebih besar, sekaligus menyinkronkan proyek secara mulus antara perangkat seluler dan komputer.

Kehadiran aplikasi desktop juga diharapkan membuat Edits mampu bersaing lebih kuat dengan CapCut yang telah lebih dahulu menyediakan layanan serupa untuk pengguna komputer.

Meta turut memperluas fitur analitik dalam Edits dengan menghadirkan data yang lebih rinci, seperti informasi demografi audiens dan waktu ketika pengikut paling aktif.

Data tersebut melengkapi fitur analitik yang sudah tersedia sebelumnya, termasuk durasi tontonan video, jumlah pengikut yang diperoleh dari sebuah unggahan, hingga titik ketika penonton berhenti menyaksikan video.

Tak hanya itu, kreator kini juga dapat mencari topik tertentu di feed Inspirasi untuk menemukan reel dan template yang berkaitan dengan tren atau ide spesifik.

Mereka juga diberi kemampuan membuat beberapa versi dari satu konten untuk menguji performa terbaik sebelum dipublikasikan.

Saat ini, fitur asisten AI masih berada dalam tahap pengujian terbatas kepada peserta acara kreator Meta. Sementara itu, aplikasi desktop Edits disebut akan segera diluncurkan dalam waktu dekat. Adapun tab Beta dan sejumlah fitur analitik baru sudah mulai tersedia bagi lebih banyak kreator.

Aplikasi Edits saat ini dapat diunduh secara gratis melalui perangkat iOS dan Android.

Penerjemah: Livia Kristianti
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: