Legenda reggae Jimmy Cliff tutup usia setelah alami pneumonia

waktu baca 3 menit

Jakarta (KABARIN) - Dunia musik kehilangan salah satu ikon paling berpengaruh ketika Jimmy Cliff meninggal dunia pada usia 81 tahun. Kabar duka itu disampaikan pihak keluarga setelah musisi asal Jamaika tersebut berjuang menghadapi pneumonia.

Menurut laporan The Guardian pada Senin 24 November waktu setempat, sang legenda wafat setelah mengalami kondisi kesehatan yang makin menurun. Istrinya, Latifa Chambers, membagikan kabar tersebut lewat media sosial.

“Dengan kesedihan yang mendalam saya menyampaikan bahwa suami saya, Jimmy Cliff, telah berpulang akibat kejang yang diikuti oleh pneumonia. Saya berterima kasih kepada keluarga, teman, sesama artis dan rekan kerja yang telah menemani perjalanan hidupnya,” kata Latifa Chambers.

“Untuk semua penggemarnya di seluruh dunia, ketahuilah bahwa dukungan kalian adalah kekuatannya sepanjang karier,” tambah dia.

Jimmy Cliff yang bernama lengkap James Chambers lahir di St James Parish, Jamaika pada 1944. Perjalanannya di dunia musik dimulai pada awal 1960-an ketika ia pindah ke Kingston dan memilih nama panggung Cliff sebagai simbol tekadnya untuk mencapai puncak karier.

Ia meraih perhatian publik lewat berbagai lagu lokal, hingga akhirnya mewakili Jamaika pada ajang World’s Fair di New York pada 1964. Nama Cliff menembus pasar internasional ketika lagu “Wonderful World, Beautiful People” masuk tangga lagu Inggris dan Amerika pada 1969.

Lonjakan besar popularitasnya terjadi lewat film “The Harder They Come”. Selain berperan sebagai karakter utama Ivanhoe Martin, Jimmy Cliff juga mengisi album soundtrack yang kemudian menjadi pintu masuk global bagi musik reggae. Lagu seperti “The Harder They Come” dan “You Can Get It If You Really Want” membuat reggae semakin dikenal terutama di Amerika Serikat.

Pada dekade 1970-an, ia semakin sibuk tampil di berbagai tur dan acara besar termasuk Saturday Night Live. Popularitasnya kembali melejit pada 1994 lewat versinya dari “I Can See Clearly Now” yang hadir sebagai bagian dari soundtrack film Cool Runnings.

Selama kariernya, Cliff bekerja sama dengan banyak musisi dunia dan berhasil meraih dua Grammy Awards. Penghargaan itu datang dari kategori rekaman reggae terbaik pada 1985 melalui album “Cliff Hanger” dan kategori album reggae terbaik pada 2013 lewat “Rebirth”.

Pemerintah Jamaika juga memberi penghargaan Jamaican Order of Merit pada 2003, sebuah apresiasi tertinggi di bidang seni dan sains. Enam tahun kemudian, ia masuk dalam Rock and Roll Hall of Fame mengikuti jejak Bob Marley.

Di dunia akting, ia sesekali kembali ke layar lebar termasuk ketika bermain dalam film “Club Paradise” tahun 1986 bersama Robin Williams dan Rick Moranis. Sepanjang hidupnya, Jimmy Cliff dikenal sebagai sosok yang membawa reggae ke tingkat global dan meninggalkan warisan besar bagi dunia musik.

Sumber: TheGuardian

Bagikan

Mungkin Kamu Suka