Chelsea Resmi Pecat Enzo Maresca di Awal 2026, Era Baru The Blues Dimulai

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Chelsea Football Club mengawali tahun 2026 dengan langkah besar yang langsung menyita perhatian publik sepak bola dunia. Klub asal London Barat itu resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih kepala Enzo Maresca, hanya beberapa hari sebelum laga krusial kontra Manchester City.

Kabar ini sebenarnya bukan kejutan total. Rumor soal masa depan Maresca sudah ramai beredar sejak akhir Desember 2025, menyusul performa Chelsea yang terus menurun di Liga Inggris. Spekulasi itu akhirnya terjawab lewat pernyataan resmi klub pada Kamis (1/1/2026).

Dalam unggahan di akun Instagram resmi klub, Chelsea menyampaikan apresiasi atas kontribusi Maresca selama menukangi The Blues.

“Chelsea Football Club dan pelatih kepala Enzo Maresca telah resmi mengakhiri kerja sama. Selama masa kepemimpinannya, Enzo membawa tim meraih kesuksesan di Liga Conference dan Piala Dunia Antarklub,” tulis Chelsea.

Manajemen klub menegaskan, dua trofi tersebut akan selalu menjadi bagian penting dalam sejarah Chelsea. Namun, dengan ambisi besar yang masih dikejar di empat kompetisi, termasuk target lolos ke Liga Champions, klub menilai perubahan ini sebagai langkah terbaik untuk menyelamatkan musim.

Perjalanan Singkat tapi Penuh Prestasi

Enzo Maresca mulai menangani Chelsea pada Juli 2024 dengan kontrak berdurasi lima tahun. Debutnya memang tidak mulus setelah kalah 0-2 dari Manchester City, tetapi ia segera bangkit dengan kemenangan besar 6-2 atas Wolverhampton Wanderers.

Puncak prestasi Maresca datang pada musim 2024/2025. Ia mempersembahkan gelar Liga Conference usai mengalahkan Real Betis 4-1 di final Mei 2025. Tak berhenti di situ, Chelsea kembali mencatat sejarah dengan menjuarai Piala Dunia Antarklub 2025 setelah menundukkan PSG 3-0 pada laga puncak Juli 2025.

Hubungan Retak dan Performa Menurun

Sayangnya, periode manis itu tak bertahan lama. Chelsea gagal meraih kemenangan dalam tujuh laga Liga Inggris beruntun. Hasil buruk tersebut diperparah dengan kabar memburuknya hubungan Maresca dengan jajaran petinggi klub.

Situasi internal yang tidak harmonis akhirnya membuat masa depan pelatih asal Italia itu berada di ujung tanduk. Hingga akhirnya, Chelsea memilih menutup bab ini lebih cepat demi membuka peluang baru di sisa musim 2025/2026.

Kini, publik Stamford Bridge menanti langkah selanjutnya: siapa sosok yang akan dipercaya mengembalikan Chelsea ke jalur kemenangan?

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka