Pelatih Persijap Sebut Saat Ini Semua Laga Adalah Final

waktu baca 3 menit

Setiap pertandingan adalah final untuk Persijap

Jakarta (KABARIN) - Pelatih Persijap Jepara, Divaldo Alves, menegaskan bahwa setiap pertandingan di BRI Super League 2025/2026 kini terasa seperti laga final bagi timnya. Pernyataan itu muncul karena Laskar Kalinyamat masih berjuang keluar dari zona degradasi.

Hingga pekan ke-15, Persijap baru mengoleksi sembilan poin dari 15 pertandingan. Kondisi tersebut membuat mereka terpuruk di posisi ke-17 klasemen sementara, jelang laga tandang berat melawan Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (3/1).

“Setiap pertandingan adalah final untuk Persijap. Kita tahu Persija kemarin kalah dengan Semen Padang tapi setelah itu menang lagi, berarti saya tidak mau datang ke sini dengan mental seperti Persija tidak fokus lawan kita atau apa,” kata Divaldo pada jumpa pers pra pertandingan di SUGBK, Jakarta, Jumat.

Pelatih asal Portugal itu menegaskan dirinya tak mau meremehkan Persija, terlebih Macan Kemayoran akan bermain di hadapan pendukung sendiri dan tentu mengincar hasil maksimal.

“Saya tidak percaya itu. apalagi mereka main di depan suporter sendiri, mereka pasti akan fokus untuk cari hasil terbaik buat Persija. Tapi tim kami datang ke sini dengan semangat juang, karena kami tahu seperti yang saya bilang semua pertandingan adalah final, kita perlu point, kita perlu keluar dari zona degradasi,” katanya melanjutkan.

Divaldo Alves bukan sosok asing di sepak bola Indonesia. Karena itu, duel melawan pelatih Persija Mauricio Souza bukan hal baru baginya. Ia mengakui kualitas Souza, terutama dalam meramu permainan menyerang dengan dukungan skuad Persija yang dinilai kuat.

“Memang dari coach saya sudah lama lawan dia waktu di Madura (United), memang dia punya beberapa gaya pemainan menyerang, memang sangat istimewa. Kalau kamu punya pemain seperti Alano (de Souza), Maxwell, beberapa pemain Persija seperti biasa setiap tahun pasti attacking memang sangat istimewa,” kata pelatih berusia 47 tahun itu.

Meski dihadapkan pada lawan tangguh, Divaldo tetap optimistis Persijap bisa menampilkan performa terbaik. Ia berkaca pada dua laga awal yang dijalani timnya sejak ia menangani Persijap.

“Tim kita juga konsisten, dari pertandingan kemarin PSIM, yang saya turun pertama kali kita lawan PSIM 1-1 di menit terakhir, yang kita kurang fokus tapi itu hasil positif juga. Dari pertandingan itu saya lihat pemain kita atau grup kita, kalau kompak besok walaupun menyerang, walaupun bertahan, Persija tidak bisa masuk,” papar Divaldo.

Dalam dua pertandingan di bawah asuhan Divaldo Alves, Persijap mencatat satu hasil imbang dan satu kekalahan. Mereka bermain imbang 1-1 melawan PSIM Yogyakarta pada 23 Desember, lalu menelan kekalahan telak 0-4 dari Persebaya Surabaya pada 28 Desember.

Laga melawan Persija pun jadi ujian berikutnya bagi Persijap, sekaligus kesempatan penting untuk mulai mengumpulkan poin demi keluar dari zona merah.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka