Gunung Semeru Erupsi Tiga Kali dalam Kurang dari Satu Jam pada Selasa Pagi

waktu baca 2 menit

Terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 08.07 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 400 meter di atas puncak atau 4.076 meter di atas permukaan laut (mdpl)

Lumajang, Jawa Timur (KABARIN) - Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali menunjukan aktivitasnya dengan melontarkan abu vulkanik ke arah timur laut pada Selasa pagi.

Menurut petugas, dalam waktu kurang dari satu jam, gunung tertinggi di Pulau Jawa ini tercatat mengalami tiga kali erupsi sejak pukul 08.07 WIB hingga 08.24 WIB.

"Terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 08.07 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 400 meter di atas puncak atau 4.076 meter di atas permukaan laut (mdpl)," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Liswanto dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang.

Kolom abu yang muncul terlihat berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang mengarah ke timur laut.

Erupsi berikutnya terjadi pukul 08.21 WIB dengan kolom abu mencapai sekitar 600 meter di atas puncak (4.276 mdpl) dan memiliki karakteristik yang sama. Hanya selang tiga menit, pada pukul 08.24 WIB, Semeru kembali meletus meski tinggi kolomnya tidak teramati.

Liswanto menyebutkan saat ini Gunung Semeru berada di status Level III atau Siaga sehingga PVMBG memberikan beberapa rekomendasi keselamatan bagi masyarakat.

"Masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi)," katanya.

Selain itu, di luar jarak itu masyarakat dilarang beraktivitas pada radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena rawan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

"Masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar)," tambahnya.

Warga diminta tetap waspada terhadap potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di aliran sungai atau lembah yang berhulu dari puncak Semeru, terutama di Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, dan anak sungainya.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka