Film "Check Out Sekarang Paylater" Tayang di Bioskop Mulai 5 Februari

waktu baca 3 menit

Jakarta (KABARIN) - Rumah produksi Scovi Films bersama Rapi Films secara resmi mengumumkan tanggal penayangan film layar lebar berjudul "Check Out Sekarang PAYLATER" (CAPER) dalam konferensi pers di kawasan Senayan, Jakarta, pada Selasa.

Produser Sunar Samtani dalam acara peluncuran cuplikan (trailer) dan poster film tersebut mengatakan film dijadwalkan tayang serentak di bioskop mulai 5 Februari 2026.

"Ini merupakan pengembangan dari versi serial Pay Later yang sebelumnya telah ada di platform siaran berlangganan. Ardy (produser, sutradara dan penulis Surya Ardy Octaviand) membawa ide ini untuk dikembangkan menjadi cerita yang baru saat kami ingin mendengar cerita dari sudut pandang yang lain, dari perjalanan baru, dari dinamika karakter Amanda dan Fajar Sadboy," kata Samtani.

Alur cerita film berfokus pada tokoh Tina, diperankan oleh Amanda Manopo, seorang mantan pemenang kontes kecantikan "Senyum Manis Putri Depok" yang memiliki kegemaran belanja daring hingga akhirnya terlilit utang pinjaman daring yang sangat besar.

Demi melunasi kewajiban finansialnya, Tina terpaksa bekerja di sebuah kantor pinjaman daring ilegal yang kemudian membawanya mengungkap keberadaan sindikat kriminal besar di balik operasional tersebut.

Dalam proses pengembangannya, Surya Ardy Octaviand berkolaborasi dengan penulis skenario Widya Arifianti untuk meriset fenomena sosial mengenai gaya hidup konsumtif, budaya pamer di media sosial, dan jeratan sistem pembayaran tunda yang marak di masyarakat modern.

Ia menjanjikan sajian film ini dikemas dengan gaya pop yang ringan agar penonton dapat menertawakan nasib serta merasa tidak digurui oleh pesan sosial yang ingin disampaikan.

Salah satu elemen utama dalam film ini adalah dinamika hubungan kakak-beradik antara karakter yang diperankan Amanda Manopo dan Fajar "Sadboy" Labatjo (sebagai Umski) yang dibangun melalui konsep "love and hate relationship".

Ardy sengaja menyatukan citra unik kedua aktor tersebut untuk menciptakan interaksi yang diharapkan dapat diterima luas oleh penonton.

Proses produksi film ini juga mencatat beberapa fakta menarik, termasuk adegan tamparan yang dilakukan sebanyak tujuh kali pengambilan gambar hingga Fajar Sadboy menerima total tiga belas kali tamparan demi mendapatkan hasil yang maksimal.

Selain deretan pemeran utama, aktor Devano Danendra yang kini namanya diubah menjadi hanya Devano turut terlibat dengan menjalani peran baru sebagai karakter Mail.

Mail merupakan seorang cowok "house music" yang menuntutnya untuk belajar memproduksi musik dengan dengan alat-alat dan gaya (style) yang berbeda dari yang biasa ditampilkan sebelumnya.

Selain nama-nama tersebut, film ini juga didukung oleh jajaran pemeran berbakat lainnya seperti Sastra Silalahi, Kaneishia Yusuf, Shanice Margaretha, Wavi Zihan, Merry Sanger, Richard Derrick, dan Martin Carter.

Film ini merupakan karya layar lebar perdana Scovi Films.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka