Mental Juara Jadi Modal Utama Dewa United Hadapi PJ di Laga Perdana IBL 2026

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Tiga pemain Dewa United Banten, yakni Arki Dikania Wisnu, Rio Disi, dan Patrick Nikolas kompak menyebut bahwa menjaga mental juara adalah modal utama menghadapi Pelita Jaya Jakarta (PJ), dalam laga perdana Indonesian Basketball League (IBL) 2026.

Ketiganya menilai, status sebagai juara bertahan dinilai menjadi modal penting untuk menjaga konsistensi performa, terutama saat menghadapi rival kuat seperti PJ, yang notabene adalah lawan mereka saat final IBL 2025.

"Untuk menatap IBL 2026 maupun laga perdana, kami fokus pada tim sendiri, karena tahun lalu memang kami juara, tetapi ini sudah musim yang baru, jadi fokusnya tentu mempertahankan gelar dan kami akan kasih 100 persen buat melindungi titel itu dan penampilan harus meningkat setiap hari sampai ke playoff," kata Arki usai kegiatan Persiapan Pembukaan IBL 2026, di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, fokus utama Dewa United adalah memperbaiki diri sebagai tim, terlepas dari pencapaian gelar pada musim sebelumnya.

Sebab, lanjut dia, tantangan musim baru menuntut peningkatan performa dari hari ke hari guna menembus babak playoff nanti.

Small forward senior itu juga menilai pertemuan kembali dengan Pelita Jaya pada awal kompetisi, merupakan ujian menarik yang dapat mengukur kesiapan tim untuk menghadapi musim regular. Laga tersebut akan menjadi gambaran penting dalam perjalanan panjang ke depannya.

Senada dengan Arki, Rio Disi menekankan kesiapan mental menjadi faktor utama bagi Anak Dewa selaku tim juara bertahan.

Dia mengatakan bahwa mental juara harus hadir di setiap pertandingan, sekaligus dibarengi dengan perbaikan aspek pertahanan agar tim tidak kembali kecolongan.

Sementara itu, pemain Dewa United Banten lainnya, Patrick Nikolas menegaskan target besar Dewa United pada musim ini adalah meraih gelar juara secara beruntun (back-to-back champions).

Melalui latar sejarah yang telah dibuat, dia menilai fokus dan konsistensi menjaga kestabilan mental menjadi sebuah kewajiban, khususnya saat menghadapi tim-tim papan atas.

"Tujuan kami yang paling besar tentu back-to-back champions. Jadi dengan latar sejarah yang dibuat sebelumnya, fokus kami tentu harus lebih besar lagi," ujar power forward itu.

Pertandingan perdana IBL 2026, mempertemukan Dewa United Banten kontra Pelita Jaya Jakarta, di Dewa United Arena, Tangerang, pada Sabtu (10/1), pukul 19.00 WIB.

Kedua finalis IBL 2025 itu akan bertanding di bawah masing-masing pelatih kepala yang baru. Anak Dewa dikomandoi oleh Augustin Bosch, sedangkan tim tamu dilatih David Singleton. Laga tersebut dinanti oleh fan klub masing-masing, serta pencinta bola basket Tanah Air karena menyajikan rivalitas dan gengsi yang kuat.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka