Hyundai Gunakan Robot Atlas untuk Pabriknya di Georgia

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Hyundai siap bikin gebrakan di pabrik mobilnya di Georgia, AS. Mulai 2028, sebagian pekerjaan di sana bakal ditangani oleh robot humanoid canggih bernama Atlas.

Robot ini bukan sekadar gimmick buat pamer di YouTube, tapi memang dibangun untuk kerja nyata. Atlas lahir dari Boston Dynamics, perusahaan robotika yang sudah diakuisisi Hyundai sejak 2021. Robot ini punya tangan seukuran manusia dengan sensor taktil, sendi yang bisa berputar penuh, dan mampu mengangkat beban hingga 50 kg tanpa capek.

Awalnya, Atlas nggak akan langsung pasang roda atau dasbor mobil. Tugas pertama robot ini adalah penataan komponen, alias memindahkan dan menata bagian-bagian mobil sebelum dipasang. Tapi Hyundai punya rencana besar: pada 2030, robot ini bakal menangani perakitan yang lebih kompleks, setelah terbukti aman dan andal.

Hyundai menegaskan, ini bukan soal mengganti manusia. Robot bakal menangani pekerjaan yang membosankan, kotor, dan berbahaya, sementara manusia fokus pada pengawasan, pelatihan, dan pekerjaan tingkat tinggi. Bahkan, membuat dan melatih robot ini sendiri justru menciptakan pekerjaan baru, meski beberapa tugas lama bergeser ke robot.

Beberapa orang memang khawatir pekerjaan mereka bakal tergantikan, tapi Hyundai bilang mereka memahami kekhawatiran itu. Perusahaan menegaskan, manusia tetap jadi pusat proses, walau otomatisasi makin berkembang.

Dengan Atlas, Hyundai ingin pabrik lebih efisien, aman, dan manusia nggak lagi kelelahan mengerjakan tugas-tugas repetitif. Jadi, bisa dibilang, masa depan pabrik mobil bakal gabungan manusia dan robot kerja bareng.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka