Washington (KABARIN) - Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menjelaskan kepada anggota parlemen bahwa Amerika Serikat tidak berniat menginvasi Greenland, tapi sebenarnya ingin membeli pulau itu dari Denmark, begitu laporan The Wall Street Journal.
Rubio menambahkan bahwa retorika keras dari Gedung Putih bertujuan untuk meyakinkan Denmark agar Greenland dijual ke AS.
Setelah operasi militer AS di Venezuela, Katie Miller, istri Wakil Kepala Staf Gedung Putih Stephen Miller, sempat mengunggah peta Greenland di X dengan bendera Amerika dan menulis keterangan "SEGERA."
Langkah ini mendapat reaksi dari Duta Besar Denmark untuk AS, Jesper Moller Sorensen, yang menegaskan bahwa Kopenhagen ingin integritas teritorial mereka dihormati. Nielsen menyebut unggahan itu sebagai tindakan yang tidak sopan.
Presiden Donald Trump sebelumnya beberapa kali menyatakan bahwa Greenland harus menjadi bagian dari Amerika Serikat karena alasan strategis terkait keamanan nasional dan keberadaan NATO di Arktik. Ia juga sempat bercanda menyebut Kanada sebagai negara bagian ke-51 AS.
Sebagai catatan, Greenland pernah menjadi koloni Denmark hingga 1953 dan tetap bagian dari Kerajaan Denmark meski memperoleh otonomi pada 2009. Greenland kini memiliki hak untuk mengatur dirinya sendiri dan menentukan kebijakan dalam negeri.
Sumber: SPU