Jakarta (KABARIN) - Penyerang AS Roma Evan Ferguson mengungkapkan bahwa kemenangan 2-0 atas tuan rumah Lecce pada lanjutan Liga Italia 2025/2026, Rabu dini hari WIB, tak lepas dari disiplin tim mengikuti instruksi pelatih.
"Kami menjalankan apa yang diminta pelatih. Kami harus menang setelah kalah di laga sebelumnya. Kami berhasil melakukannya, jadi kami sangat senang," kata Ferguson dikutip dari laman resmi AS Roma.
Striker asal Irlandia yang sedang dipinjam dari Brighton and Hove Albion itu menambahkan Roma cuma punya waktu singkat untuk mempersiapkan diri setelah kalah 0-1 dari Atalanta pada Minggu (4/1). Dengan hanya dua hari penuh, tim mengandalkan analisis video dan arahan dari pelatih Gian Piero Gasperini untuk menghadapi Lecce.
Dalam laga ini, Ferguson langsung dipercaya bermain sejak menit awal dan sukses mencetak satu gol sekaligus menyabet gelar pemain terbaik. Menurutnya, kesempatan bermain sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan sebagai striker.
"Aspek-aspek itu penting bagi seorang penyerang," ujar Ferguson.
Tak cuma Ferguson, gelandang muda Niccolo Pisilli juga puas dengan debutnya sebagai starter di Liga Italia. Meski bermain penuh, Pisilli tetap rendah hati dan merasa masih banyak yang perlu diperbaiki.
"Saya semestinya bisa bermain lebih baik," tutur Pisilli.
Gol Ferguson pada menit ke-14 dan Artem Dovbyk di menit ke-71 memastikan AS Roma menang 2-0 atas Lecce. Tambahan tiga poin membuat Paulo Dybala dan kawan-kawan tetap kokoh di posisi lima klasemen sementara dengan 36 poin dari 19 laga, sementara Lecce berada di urutan 16 dengan 17 poin dari 16 pertandingan.
Sumber: ANTARA