Caracas (KABARIN) - Situasi di Venezuela masih relatif tenang meski negara itu baru saja mengalami serangan militer besar dari Amerika Serikat yang mengejutkan banyak pihak dan berujung pada penangkapan Presiden Nicolás Maduro serta istrinya Cilia Flores yang dibawa ke New York untuk menghadapi tuduhan hukum.
"Situasi di negara ini saat ini tenang," kata Rodriguez.
Pejabat lokal dan nasional di Venezuela menyebut kondisi umum masih bisa terkontrol dan kehidupan sehari‑hari warga berjalan tanpa kepanikan besar di jalanan kota.
Pemerintah sementara yang dipimpin Delcy Rodríguez menetapkan masa berkabung nasional sebagai penghormatan bagi warga dan tentara Venezuela yang tewas saat operasi militer berlangsung.
Otoritas negara juga memastikan pemakaman militer dilakukan untuk korban yang gugur sebagai bentuk penghormatan resmi.
Kabar soal stabilnya situasi ini muncul meski insiden seperti serangan udara oleh AS dan pengalihan kekuasaan ke pemerintahan sementara sempat menimbulkan kekhawatiran soal masa depan politik negara.
Serangan militer dan penangkapan Maduro juga menarik perhatian dunia internasional, dengan berbagai negara memberikan respons beragam terhadap tindakan AS tersebut.
Banyak warga Venezuela dan komunitas internasional kini mengamati perkembangan lebih lanjut sambil berharap situasi tetap kondusif dan tidak memicu konflik yang lebih luas di wilayah tersebut.
Sumber: SPU