Surabaya (KABARIN) - Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares menaruh perhatian khusus pada kekuatan Malut United menjelang laga pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (10/1).
Tavares menilai tim tamu sangat berbahaya dalam transisi cepat dari bertahan ke menyerang dan efektif dalam memanfaatkan situasi bola mati.
“Saya setuju bahwa mereka adalah salah satu tim terbaik di liga, dalam transisi menyerang dan juga sangat kuat dalam bola mati,” kata Tavares saat konferensi pers menjelang pertandingan.
Pelatih asal Portugal ini menekankan pentingnya disiplin pemain Persebaya dalam menjaga ruang, khususnya di area dekat gawang, agar lawan tidak leluasa mengambil keputusan.
“Jika kami memberi terlalu banyak waktu dan ruang, mereka akan mengambil keputusan terbaik. Itu yang harus kami hindari,” ucapnya.
Tavares juga menyoroti pemain kunci Malut United seperti Ciro, David, dan Tyronne yang memiliki kombinasi permainan solid karena pernah bermain bersama sebelumnya.
“Ketiga pemain itu memiliki koneksi yang sangat baik dan mudah melakukan kombinasi langsung,” tambahnya.
Selain itu, Malut United juga diperkuat pemain lokal berkualitas yang membuat permainan tim tetap solid dan tidak bergantung pada beberapa pemain saja.
“Mereka bukan hanya tiga atau empat pemain. Mereka bermain sebagai satu tim dengan 11 pemain,” ujar Tavares.
Sementara itu, kapten Persebaya Bruno Moreira menegaskan timnya siap menghadapi tantangan tersebut meski lawan memiliki kualitas tinggi.
“Kami tahu mereka punya pemain-pemain berkualitas dan bukan lawan yang mudah, tetapi kami juga memiliki tim yang bagus di sini,” kata Bruno.
Pemain asal Brasil itu menambahkan bahwa kepercayaan diri dan kesiapan mental akan menjadi kunci agar Persebaya bisa tampil maksimal dan meraih hasil positif di kandang.
“Kami percaya pada diri kami sendiri. Kami siap bertarung dan berharap bisa mendapatkan hasil positif di kandang,” tuturnya.
Dukungan suporter juga dinilai bakal memberi energi ekstra bagi Persebaya sepanjang pertandingan.
“Kehadiran suporter memberi energi yang berbeda bagi kami di lapangan,” kata Bruno.
Sumber: ANTARA