Jakarta (KABARIN) - Awal tahun 2026 langsung dibuka dengan kabar serius dari dunia penegakan hukum. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan ratusan juta rupiah serta sejumlah valuta asing dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang menyasar pegawai pajak di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Utara.
Informasi tersebut disampaikan Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto kepada awak media pada Sabtu. Ia mengonfirmasi bahwa barang bukti yang diamankan berupa uang tunai dalam mata uang rupiah maupun asing.
“Sementara ada ratusan juta rupiah dan ada juga valas,” ujar Fitroh.
Menurutnya, OTT ini berkaitan dengan dugaan suap pengurangan nilai pajak. Meski begitu, KPK masih mendalami detail kasus dan belum membeberkan secara rinci modus maupun nilai transaksi yang diduga terjadi.
Fitroh memastikan operasi dilakukan langsung di lingkungan Kantor Wilayah DJP Jakarta Utara. Dalam OTT tersebut, beberapa pegawai pajak serta pihak wajib pajak (WP) turut diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Beberapa pegawai pajak dan beberapa dari pihak WP,” kata Fitroh singkat, tanpa menyebutkan jumlah pasti pihak yang terjaring.
OTT ini menjadi operasi tangkap tangan pertama KPK di tahun 2026, menandai komitmen lembaga antirasuah untuk tetap aktif mengawasi sektor strategis, termasuk perpajakan. Sebelumnya, kabar OTT ini juga telah dikonfirmasi oleh Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.
“Terkonfirmasi, ada kegiatan di lapangan, di wilayah Jakarta,” ujar Budi.
Sesuai prosedur hukum, KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang telah ditangkap, apakah akan ditetapkan sebagai tersangka atau dilepaskan.
Sebagai catatan, sepanjang tahun 2025 lalu, KPK mencatat telah melakukan 11 operasi tangkap tangan. Sejumlah nama besar ikut terseret, mulai dari pejabat pusat hingga kepala daerah, seperti Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan, Gubernur Riau Abdul Wahid, hingga Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.
Kasus terbaru ini kembali menjadi pengingat bahwa integritas aparatur negara, terutama di sektor yang bersentuhan langsung dengan keuangan publik, masih menjadi tantangan besar yang terus diawasi.
Sumber: ANTARA