Badan Geologi Ingatkan Warga, Air Sinkhole Belum Terbukti Bisa Menyembuhkan Penyakit

waktu baca 2 menit

Kota Padang (KABARIN) - Fenomena sinkhole yang muncul di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, belakangan menyita perhatian publik. Tak hanya karena kemunculan lubang runtuhan di area persawahan, tetapi juga karena beredarnya klaim bahwa air di dalam sinkhole tersebut dipercaya mampu menyembuhkan berbagai penyakit.

Menanggapi hal itu, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) angkat bicara dan mengimbau masyarakat agar lebih bijak menyikapi informasi yang belum terbukti secara ilmiah.

Tim Badan Geologi yang turun langsung ke lokasi meminta warga tidak serta-merta mempercayai isu khasiat air sinkhole sebelum ada hasil kajian ilmiah yang jelas.

“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak terpengaruh isu-isu yang tidak berdasar mengenai air sinkhole dapat menyembuhkan penyakit,” ujar perwakilan Badan Geologi Kementerian ESDM, Taufik Wirabuana, saat ditemui di Kabupaten Limapuluh Kota, Sabtu.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya jumlah warga yang datang ke Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, untuk mengambil air dari lubang sinkhole, dengan keyakinan air tersebut memiliki manfaat kesehatan tertentu.

“Selama belum ada bukti ilmiah, masyarakat kami imbau untuk tidak mempercayai klaim bahwa air ini bisa menyembuhkan penyakit,” tegas Taufik.

Saat ini, Badan Geologi masih melakukan penelitian lanjutan terkait fenomena tersebut. Tim telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi, melakukan kajian awal, serta mengambil sejumlah sampel berupa air dan tanah. Namun, hasil analisis belum dapat dipublikasikan karena proses penelitian masih berlangsung.

Pada tahap awal, fokus kajian dilakukan untuk memahami karakteristik sinkhole yang muncul di lahan persawahan milik warga, termasuk potensi risikonya terhadap lingkungan sekitar.

Taufik menjelaskan bahwa sinkhole merupakan fenomena geologi yang cukup umum terjadi di Indonesia, meskipun karakteristiknya bisa berbeda di setiap daerah. Kondisi geologi di Sumatera Barat, misalnya, tidak selalu sama dengan yang ada di Pulau Jawa atau wilayah lain.

Ia juga menekankan bahwa sinkhole dapat menjadi ancaman serius jika muncul di kawasan permukiman, karena berpotensi membahayakan keselamatan warga. Dalam kasus di Limapuluh Kota, masyarakat patut bersyukur karena lokasi sinkhole berada di area persawahan, bukan di tengah pemukiman.

“Fenomena sinkhole ini umum terjadi di Indonesia. Yang menjadi masalah adalah ketika sinkhole muncul di kawasan permukiman warga,” pungkasnya.

Di tengah maraknya informasi yang beredar cepat, pemerintah mengajak masyarakat untuk lebih kritis, mengutamakan data ilmiah, dan tidak mudah percaya pada klaim kesehatan yang belum terbukti, demi keselamatan dan ketenangan bersama.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka