Jakarta (KABARIN) - Hylic mulai memproduksi baterai cair-padat atau liquid-solid state batteries secara massal pada kuartal keempat 2025 di Jiangsu, Tiongkok. Proyek ini merupakan hasil kerja sama Hylic dengan pemerintah daerah dengan total investasi mencapai 5 miliar yuan atau sekitar Rp12 triliun dan menempati lahan seluas 65,3 hektar.
Pembangunan lini produksi baterai ini dibagi menjadi tiga fase. Fase pertama menggunakan lahan 20,84 hektar dengan jalur produksi 1 GWh dan investasi 500 juta yuan. Fase kedua menambah kapasitas menjadi 2 GWh dengan total investasi 1 miliar yuan, sementara fase ketiga seluas 44,9 hektar menyiapkan jalur produksi hingga 7 GWh dengan investasi 3,5 miliar yuan.
Hylic, yang dikenal juga dengan nama Heyuan Lithium Innovation in China, menghadirkan berbagai tipe baterai. Ada baterai daya ringan cerdas untuk skuter listrik dan sepeda dengan kepadatan energi 250–300 Wh/kg yang sudah melewati 1.500 siklus pengujian serta uji penetrasi paku 5 mm dengan keberhasilan 100 persen.
Selain itu, baterai cerdas untuk ketinggian rendah seperti EVTOL bisa mendukung pelepasan sesaat maksimum 15C dan bertahan di suhu -20 hingga 55℃. Ada juga baterai solid-state cerdas dengan kepadatan energi 280–360 Wh/kg dan baterai otomotif untuk mobil dengan kepadatan energi hingga 360 Wh/kg dan masa pakai 1.000 siklus.
Langkah ini menandai tonggak penting bagi Tiongkok dalam pengembangan baterai generasi baru untuk kendaraan listrik dan mobilitas urban cerdas.
Sumber: Carnewschina