Kiat Orang Tua Kelola Emosi Saat Puasa

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Psikolog Klinis Remaja dan Dewasa Nena Mawar Sari membagikan tips bagi orang tua untuk tetap tenang dan mengatur emosi ketika menghadapi anak selama puasa. Salah satu caranya adalah dengan memberi jeda dan mengenali kondisi emosi diri sendiri.

"Biasanya dalam kondisi lapar, marah, kesepian kemudian kita merasa capek, emosi kita jadi mudah terpancing. Nah caranya adalah dengan berjeda dan tetap menyadari emosi kita itu bentuknya yang mana," katanya saat dihubungi dari Jakarta, Jumat.

Menurut Nena, emosi orang tua bisa dipicu berbagai hal seperti lapar, marah, sendiri, dan lelah atau dikenal dengan istilah HALT. Terlebih saat puasa, gula darah menurun dan tubuh jadi lemas, apalagi kalau masih harus masak dan urus kegiatan rumah. "Kita harus menahan lah emosi, emosional kita, belum lagi sibuk masak dan energi kita habis," jelasnya lagi.

Dengan menyadari kondisi diri, orang tua diharapkan bisa mengambil jeda sebelum bereaksi, sehingga mengurangi risiko melakukan tindakan impulsif yang bisa disesali nanti.

"Jadi nggak apa-apa untuk mengatakan mama sedang capek, bisa nggak kita ngobrolnya nanti atau misalnya lihat gambarnya ya pada saat sudah istirahat dan lain sebagainya sehingga kita bisa menghindari tindakan impulsif," tambah Nena.

Selain itu, dukungan emosional dan berbagi peran di keluarga juga penting. Orang tua tidak harus menanggung semua sendirian, melainkan berdialog dengan pasangan untuk membagi peran dan menyelesaikan masalah bersama.

"Jadi setiap anggota keluarga hendaknya punya peran yang sama dan setara sesuai dengan kapasitasnya masing-masing," tutup Nena.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka