Jakarta (KABARIN) - Banjir setinggi satu meter merendam permukiman warga di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, pada Senin pagi akibat hujan deras.
"Banjirnya sekarang dari siang sudah mencapai satu meter di sini, hujan terus soalnya," kata Ketua RT 13/RW 04 Kampung Melayu Sanusi di Kebon Pala, Jakarta Timur, Senin.
Ketinggian air yang semula hanya sekitar 25 sentimeter (cm) terus meningkat hingga mencapai satu meter pada siang hari.
Menurut Sanusi, air mulai masuk ke permukiman warga secara bertahap mulai pukul 08.00 WIB, seiring hujan deras yang mengguyur sejak sehari sebelumnya serta kiriman luapan air dari wilayah hulu.
"Air sudah mulai naik dari jam delapan pagi. Awalnya sekitar 25 sentimeter, sekarang siang sudah satu meter," ujar Sanusi.
Dia menjelaskan sampai dengan saat ini, belum ada warga yang mengungsi. Sebagian besar warga masih bertahan di rumah masing-masing dan memilih naik ke lantai dua untuk menghindari genangan air.
"Warga belum ada yang mengungsi, masih dihitung aman kalau begini. Semua masih di lantai dua," ucap Sanusi.
Dia menyebutkan banjir kali ini merupakan kejadian pertama pada 2026. Sebelumnya, pada Desember 2025, wilayah itu tercatat sudah lima kali dilanda banjir akibat hujan deras dan limpahan air kiriman.
"Ini banjir pertama di tahun 2026. Desember kemarin sudah lima kali kebanjiran," ungkap Sanusi
Hingga Senin siang, pihak RT belum melaporkan kondisi banjir tersebut secara resmi kepada pihak kelurahan maupun Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur.
Meski demikian, aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sudah turun ke lokasi banjir untuk melakukan pengecekan kondisi lapangan.
Sanusi menambahkan ketinggian air berpotensi naik, mengingat intensitas hujan yang masih terjadi dan debit air kiriman yang terus dipantau melalui Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur.
"Ketinggian air kelihatannya masih naik. Kita juga pantau terus dari SDA," tutur Sanusi.
Akan tetapi, dia berharap agar air segera surut sehingga tidak memaksa mereka untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman. Aparat setempat pun diminta tetap siaga untuk mengantisipasi kemungkinan banjir semakin meluas.
Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan hingga Senin siang, terdapat 22 rukun tetangga (RT) dan 33 ruas jalan di Jakarta yang terendam banjir akibat curah hujan tinggi.
"Kami mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Provinsi DKI Jakarta Mohamad Yohan di Jakarta, Senin.
Menurut dia, hingga Senin siang, jumlah wilayah di Jakarta yang terendam banjir semakin meluas, dan per pukul 11.00 WIB, terdapat 22 RT di Jakarta Selatan, Jakarta Utara, dan Jakarta Timur yang terendam banjir.
Selain itu, kata dia, banjir juga menggenangi sebanyak 33 ruas jalan dengan ketinggian 10-54 sentimeter (cm) sehingga pengemudi kendaraan bermotor harus memperlambat laju kendaraannya.
Sumber: ANTARA