Jakarta (KABARIN) - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menilai kunjungan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo ke Kejaksaan Agung dan Markas Besar TNI menjadi bukti kuat terjalinnya soliditas antarlembaga negara.
Menurut Sahroni, agenda tersebut menunjukkan hubungan antara institusi penegak hukum dan pertahanan negara tetap harmonis serta berjalan seiring dalam menjalankan tugas dan kewenangan masing-masing.
"Saya melihat ketiganya bekerja sama untuk mengawal dan mewujudkan kerja-kerja presiden dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat lewat berbagai programnya," kata Sahroni di Jakarta, Selasa.
Ia menilai sinergi antarlembaga menjadi modal penting dalam mendukung berbagai agenda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, terutama di bidang penegakan hukum, pemberantasan korupsi, dan penguatan pertahanan negara.
Sahroni juga menegaskan anggapan yang menyebut adanya keretakan hubungan antarinstansi tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Menurutnya, Polri, Kejaksaan Agung, dan TNI justru saling mendukung serta memperkuat peran masing-masing sesuai fungsi yang dimiliki.
Ia optimistis kekompakan antara Polri dan Kejaksaan Agung akan semakin memperkuat upaya pencegahan maupun pemberantasan tindak pidana korupsi.
"Ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo agar seluruh institusi negara bersatu mengawal penegakan hukum yang tegas sekaligus memperkuat ketahanan nasional," ujarnya.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan silaturahmi ke Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Senin (13/7). Pertemuan tersebut bertujuan memperkuat soliditas dan sinergi antara Polri dan TNI.
Pada hari yang sama, Kapolri juga mengunjungi Kejaksaan Agung untuk menegaskan komitmen menjaga hubungan baik antara kedua institusi di tengah perhatian publik terhadap penanganan perkara yang berkaitan dengan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Sumber: ANTARA