Presiden Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Presiden Prabowo Subianto meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang di Jawa Timur pada Selasa sebagai langkah pemerintah menyiapkan anak muda berdaya saing tinggi untuk masa depan Indonesia.

Peresmian dilakukan secara daring dan disiarkan dari Sekretariat Presiden di Jakarta. Dalam sambutannya, Presiden secara resmi membuka kampus tersebut.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, hari ini Selasa 13 Januari 2026, saya Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang,” ujar Presiden.

Prabowo menjelaskan SMA Taruna Nusantara sejak awal didirikan untuk menjaring pelajar terbaik dari berbagai daerah. Para siswa kemudian dibina agar memperoleh pendidikan berkualitas dan tumbuh menjadi calon pemimpin bangsa di masa depan.

Ia menekankan bahwa kemajuan sebuah negara sangat ditentukan oleh penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan bekal itu, negara dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperbaiki kualitas hidup, dan menekan angka kemiskinan.

Presiden juga menyebut sekolah unggulan seperti SMA Taruna Nusantara bukan hal baru di tingkat global. Sejumlah negara maju telah lama mengembangkan model pendidikan serupa untuk mencetak sumber daya manusia terbaik.

“Wadah wadah semacam SMA Taruna Nusantara sangat dibutuhkan oleh setiap negara,” katanya.

Saat ini, SMA Taruna Nusantara telah memiliki tiga kampus yang tersebar di Malang, Magelang, dan Cimahi. Pemerintah pun berencana memperluas jaringan sekolah ini dengan membuka kampus baru di Ibu Kota Nusantara Kalimantan Timur, Minahasa Sulawesi Utara, serta Pagar Alam Sumatera Selatan.

Acara peresmian tersebut turut dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka