Jakarta (KABARIN) - Forum Media Saudi (SMF) edisi kelima akan digelar pada 2–4 Februari 2026 di Riyadh dengan menghadirkan lebih dari 300 pemimpin media dari berbagai negara.
Acara berskala internasional ini akan menyelenggarakan lebih dari 100 sesi diskusi yang membahas masa depan industri media di tengah transformasi global yang cepat, menurut keterangan tertulis SMF yang diterima di Jakarta, Selasa.
Kegiatan yang berada di bawah naungan Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud ini menyoroti dinamika budaya dan pembangunan Arab Saudi sekaligus membuka kesempatan bagi partisipasi serta pandangan global.
Sejumlah diskusi akan menyoroti peran aliansi media dalam membentuk opini publik dunia, hubungan media dan diplomasi publik, tantangan disinformasi, strategi pertumbuhan di pasar media yang kompetitif, serta interaksi antara televisi dan platform streaming digital.
Selain isu media, forum ini juga membahas ekonomi dan pembangunan, termasuk pemberdayaan usaha kecil dan menengah, peran media sebagai soft power, kemitraan media untuk ekonomi berkelanjutan, serta peluang investasi di sektor media sesuai Visi Arab Saudi 2030.
Sebagai tambahan, SMF ke-5 akan meluncurkan “Boulevard 2030”, area khusus di dekat Pameran Masa Depan Media (FOMEX) yang menampilkan proyek strategis Arab Saudi seperti Diriyah Gate, AlUla, Proyek Laut Merah, dan Qiddiya.
Forum ini juga memperluas Saudi Media Award dengan empat jalur utama dan 14 kategori, termasuk kategori konten berbasis kecerdasan buatan untuk pertama kalinya.
Berbagai inisiatif pengembangan kapasitas juga diperkenalkan, antara lain Saudi Media Innovation Bootcamp yang fokus pada AI, analisis data, dan produk media digital, serta program SMF Grow Up untuk perusahaan rintisan dan wirausahawan media.
FOMEX akan mempertemukan lembaga pemerintah dan perusahaan swasta, lokal maupun internasional, menampilkan inovasi terbaru di bidang media, penyiaran, dan teknologi digital, sekaligus membuka peluang kerja sama strategis.
Forum Media Saudi menjadi platform utama Arab Saudi untuk pertukaran dan kolaborasi media, dengan tujuan mendorong inovasi serta pengembangan industri media nasional dan regional.
Sumber: ANTARA