Ini kita sedang kebut proses untuk koordinasi dengan BKN, dengan KemenPANRB, Kemenko PMK, juga Kemendikdasmen
Jakarta (KABARIN) - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi kini tengah menyiapkan mekanisme rekrutmen guru dan tenaga kependidikan untuk empat Sekolah Garuda baru yang ditargetkan beroperasi tahun 2026.
Beberapa lembaga ikut dilibatkan dalam koordinasi ini, antara lain Badan Kepegawaian Negara, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
"Ini kita sedang kebut proses untuk koordinasi dengan BKN, dengan KemenPANRB, Kemenko PMK, juga Kemendikdasmen," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek, M. Samsuri, saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Rabu.
Samsuri menambahkan ada dua opsi yang tengah dibahas untuk penyediaan guru dan tenaga kependidikan. Pertama, melalui mutasi guru-guru yang ahli di bidangnya untuk mengajar di Sekolah Garuda. Kedua, proses rekrutmen guru baru secara langsung.
"Kemudian yang kedua nanti baru proses rekrutmen barunya. Ini opsi-opsi yang mungkin sedang dibahas, begitu ya," ujarnya.
Sekolah Garuda sendiri merupakan sekolah berasrama setara SMA dengan kurikulum pra-universitas yang menekankan pembelajaran berbasis STEM, yakni Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika. Lulusannya dipersiapkan untuk bisa melanjutkan studi ke universitas top di dalam maupun luar negeri.
Pemerintah menargetkan hingga 2029 akan ada 20 Sekolah Garuda yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Tahun ini empat lokasi diproyeksikan bisa beroperasi yaitu Belitung Timur, Timor Tengah Selatan, Konawe Selatan, dan Bulungan. Selain itu, pemerintah juga menargetkan pembinaan 80 Sekolah Garuda Transformasi untuk memperkuat kualitas pendidikan.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie, mengatakan Sekolah Garuda merupakan bagian dari visi Presiden Prabowo Subianto untuk membawa talenta terbaik dari seluruh pelosok Indonesia menuju kampus unggulan dunia.
"Sekolah Garuda adalah cara pemerintah memperluas akses pendidikan unggul yang inklusif. Meracik talenta sains dan teknologi dari anak-anak berprestasi dari penjuru negeri," ucap Stella Christie.
Sumber: ANTARA