Moskow (KABARIN) - Pemerintah Venezuela mengirimkan utusan khusus ke Washington untuk mengikuti perundingan penting di tengah situasi politik yang sedang memanas. Perwakilan pemerintah Venezuela di Inggris, Felix Plasencia Gonzalez, diminta langsung oleh Presiden sementara Venezuela Delcy Rodriguez untuk bertolak ke Amerika Serikat pada Kamis.
Langkah ini muncul tak lama setelah Rodriguez melakukan pertemuan dengan para kepala misi diplomatik negara-negara Uni Eropa, serta Inggris dan Swiss, di Caracas pada Senin (12/1). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya Venezuela membuka jalur komunikasi dengan komunitas internasional.
Di saat yang hampir bersamaan, politikus oposisi Venezuela Maria Corina Machado juga dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih. Kondisi ini membuat Washington menjadi titik krusial bagi dua kubu berbeda dari Venezuela.
Felix Plasencia bukan sosok baru dalam lingkaran kekuasaan Venezuela. Ia dikenal sebagai orang kepercayaan dekat Delcy Rodriguez selama bertahun-tahun. Saat Rodriguez menjabat sebagai menteri luar negeri pada 2014–2017, Plasencia sempat menjadi direktur protokolnya. Ia juga pernah menjabat sebagai menteri luar negeri Venezuela pada 2021 hingga 2022 di bawah pemerintahan Presiden Nicolas Maduro.
Situasi politik Venezuela sendiri berubah drastis setelah Amerika Serikat melancarkan operasi besar pada 3 Januari lalu. Dalam operasi tersebut, Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, ditangkap dan dibawa ke New York. Presiden AS Donald Trump menyatakan keduanya akan diadili atas tuduhan keterlibatan dalam “narkoterorisme” dan dianggap mengancam keamanan, termasuk bagi Amerika Serikat. Maduro dan Flores membantah tuduhan tersebut dan menyatakan tidak bersalah di pengadilan.
Menanggapi operasi itu, pemerintah Venezuela meminta digelarnya pertemuan darurat PBB. Mahkamah Agung Venezuela kemudian menugaskan Delcy Rodriguez sebagai penjabat presiden. Rodriguez resmi mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Majelis Nasional pada 5 Januari.
Pengiriman Felix Plasencia ke Washington menjadi sinyal bahwa Venezuela berupaya membuka ruang dialog di tengah tekanan politik dan diplomatik yang semakin intens, sekaligus mencari jalan keluar melalui jalur perundingan.
Sumber: SPU