Pemimpin Eropa Sambut Baik Keputusan Trump yang Tangguhkan Tarif Soal Greenland

waktu baca 3 menit

Istanbul (KABARIN) - Para pemimpin Eropa menyambut baik pengumuman Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Rabu mengenai kerangka kesepakatan masa depan terkait Greenland serta keputusannya untuk menangguhkan rencana penerapan tarif terhadap sejumlah negara Eropa.

“Hari ini berakhir dengan catatan yang lebih dibanding awalnya. Kami menyambut baik bahwa POTUS (Trump) telah menegaskan tidak akan mengambil Greenland dengan kekerasan dan menangguhkan perang dagang,” tulis Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen di platform X.

“Kini, mari kita duduk bersama dan mencari cara untuk menjawab kekhawatiran keamanan Amerika di kawasan Arktik sambil tetap menghormati garis merah Kerajaan Denmark,” sambungnya.

Perdana Menteri Belanda Dick Schoof mengatakan langkah tersebut merupakan hal yang positif karena menunjukkan bahwa para pihak berada di jalur menuju deeskalasi, serta bahwa tarif tidak jadi diberlakukan.

Schoof menegaskan kembali pentingnya kerja sama antara AS, Kanada, dan Eropa dalam kerangka NATO untuk memperkuat keamanan di wilayah Arktik dan menghadapi ancaman dari Rusia dan China.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Swedia Maria Malmer Stenergard di X mengatakan "sebuah keputusan yang bagus bahwa Trump kini juga menarik diri dari rencana tarif terhadap kami yang telah mendukung Denmark dan Greenland'.

“Tuntutan untuk memindahkan batas wilayah telah menerima kritik keras yang memang pantas. Itulah kenapa kami berulang kali menyatakan tidak akan membiarkan diri kami diperas. Tampaknya kerja sama kami dengan para sekutu telah membuahkan hasil,” ucap Stenergard.

Menteri Keuangan Swedia Elisabeth Svantesson juga menyambut baik pengumuman tersebut, sembari menekankan bahwa tekanan dari Eropa “bernilai penting.”

“Pemerintah secara konsisten menegaskan bahwa pemerasan terkait Greenland adalah hal yang absurd. Namun, ini juga menegaskan apa yang telah saya sampaikan beberapa kali: kita hidup di dunia baru yang penuh ketidakpastian, tetapi nasib kita juga ada di tangan kita sendiri,” katanya.

Svantesson juga menekankan bahwa dirinya akan melanjutkan upayanya untuk membuat ekonomi Swedia kebal terhadap Trump.

Trump mengatakan pada Rabu melalui platform Truth Social miliknya bahwa kerangka kesepakatan terkait Greenland dan kawasan Arktik yang lebih luas telah dicapai setelah pertemuannya dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte di Davos, Swiss.

“Berdasarkan pemahaman ini, saya tidak akan memberlakukan tarif yang dijadwalkan mulai berlaku pada 1 Februari,” tulis Trump.

Sebelumnya Trump menyatakan Washington akan memberlakukan tarif 10 persen atas barang-barang dari Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia mulai 1 Februari, yang akan meningkat menjadi 25 persen pada Juni kecuali tercapai kesepakatan untuk pembelian Greenland secara lengkap dan total.

Sumber: ANAD

Bagikan

Mungkin Kamu Suka