Longsor Cisarua Bandung Barat: 16 Kantong Jenazah Ditemukan, 9 Teridentifikasi

waktu baca 2 menit

Bandung (KABARIN) - Duka akibat bencana longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, terus bertambah. Hingga Minggu siang, Polda Jawa Barat mencatat telah ditemukan 16 kantong jenazah korban longsor yang terjadi di wilayah tersebut.

Seluruh jenazah saat ini berada di Pos Disaster Victim Identification (DVI) di Puskesmas Pasirlangu untuk menjalani proses identifikasi. Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan di Bandung.

“Per pukul 12.00 WIB hari ini, jumlah kantong jenazah yang kami terima bertambah menjadi 16. Sebelumnya, pada hari kemarin kami telah mengekspos 11 kantong jenazah,” ujar Hendra.

Dari total tersebut, sembilan jenazah telah berhasil diidentifikasi melalui pencocokan data ante-mortem, baik secara manual maupun digital. Proses identifikasi dilakukan menggunakan sistem elektronik yang terintegrasi dengan data kependudukan (KTP), sehingga mempercepat kepastian identitas korban.

Hendra menjelaskan, Pos DVI menjadi pusat penampungan seluruh jenazah hasil evakuasi Tim SAR gabungan yang melibatkan Basarnas, BNPB, Polri, dan TNI. Setiap jenazah menjalani pemeriksaan post-mortem, meliputi identifikasi gigi, wajah, sidik jari, serta ciri fisik lainnya.

Di tengah proses tersebut, pencarian korban masih terus dilakukan. Hingga kini, diperkirakan sekitar 80 orang masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian. Dampak longsor juga menyebabkan lebih dari 30 rumah rusak dari total 34 kepala keluarga, serta memaksa 300 hingga 400 warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.

“Dari sembilan jenazah yang telah teridentifikasi, seluruhnya sudah diserahkan kepada keluarga pada hari sebelumnya,” kata Hendra.

Ia menambahkan, pihak kepolisian akan kembali menggelar rapat koordinasi sebelum menyerahkan jenazah lain yang telah teridentifikasi kepada keluarga korban yang sejak pagi menunggu di lokasi.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka