Jakarta (KABARIN) - Suasana panas sempat terasa di sekitar Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, usai laga Persita Tangerang kontra Persija Jakarta pada Jumat (30/1). Kericuhan singkat antarsuporter terjadi setelah pertandingan berakhir, namun aparat kepolisian memastikan situasi segera terkendali dan tidak ada korban luka.
Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo menegaskan bahwa bentrokan tersebut berlangsung singkat dan langsung diredam oleh petugas yang berjaga di lokasi.
“Tidak ada korban dan setelah diredakan oleh kami, para suporter kembali ke rumahnya masing-masing,” ujar Boy dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.
Ia membenarkan adanya gesekan antara suporter kedua tim, namun menekankan bahwa aparat bergerak cepat untuk mencegah situasi berkembang lebih jauh.
“Memang sempat terjadi kericuhan sejenak, tetapi Alhamdulillah bisa kami redam dan damaikan. Kebetulan kami turun langsung dan berada di lokasi,” jelasnya.
Kericuhan tersebut terjadi tak lama setelah Persija Jakarta sukses mencuri kemenangan 2-0 atas tuan rumah Persita dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Persija membuka keunggulan lewat gol Gustavo Almeida pada menit ke-33, sebelum Maxwell Souza menggandakan skor pada menit ke-50.
Hasil ini menjadi kemenangan kedua beruntun bagi Macan Kemayoran, yang kini naik ke posisi kedua klasemen sementara dengan 41 poin dari 19 pertandingan. Sementara Persita harus tertahan di peringkat keempat dengan 32 poin, gagal mendekat ke papan atas.
Sebelumnya, sebuah video kericuhan sempat beredar di media sosial, salah satunya diunggah akun Instagram @indonesiafootball_fans, yang memperlihatkan situasi tegang di luar stadion.
“Terjadi gojekan di luar Stadion Indomilk Arena usai laga Persita Tangerang v Persija Jakarta,” tulis akun tersebut.
Meski demikian, kepolisian memastikan kondisi kembali kondusif dan aktivitas masyarakat di sekitar stadion berjalan normal.
Sumber: ANTARA