Jakarta (KABARIN) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat lebih dari 105 ribu orang masih mengungsi akibat banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan warga terdampak mendapatkan pendampingan tim gabungan di berbagai lokasi pengungsian, baik yang terpusat maupun mandiri.
BNPB memastikan angka ini merupakan data terbaru yang masuk hingga Senin (2/2) dan pendataan akan terus diperbarui agar distribusi bantuan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Abdul menekankan selain logistik, pengelolaan pengungsian juga mencakup layanan kesehatan, sanitasi, air bersih, dan perlindungan khusus untuk kelompok rentan.
Hingga Senin, tercatat 1.204 korban meninggal dan 140 orang masih hilang akibat bencana yang terjadi dua bulan lalu.
Sebagai solusi jangka pendek, BNPB mempercepat pembangunan hunian sementara bagi warga yang kehilangan rumah. Dari 17.332 unit yang diajukan, 5.039 unit telah rampung dan siap dihuni.
BNPB juga menekankan percepatan pemulihan infrastruktur menjadi kunci untuk mendukung pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak bencana.
Sumber: ANTARA