Pramono Sebut Lonjakan Penumpang Bikin Waktu Tunggu Transjakarta Lebih Lama

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menilai banyaknya masyarakat yang beralih ke transportasi umum bikin waktu tunggu Transjakarta jadi lebih lama.

Selain itu, hujan yang bikin jalanan macet juga jadi salah satu penyebabnya.

“Kenapa kemudian sekarang ini banyak keluhan mengenai nunggunya lama? Yang pertama, harus diakui karena musim hujan, sering kali menunggu cukup lama. Yang kedua, orang naik transportasi umum di Jakarta sekarang meningkat dengan pesat,” kata Pramono saat ditemui di Jakarta Utara, Kamis.

Pramono menjelaskan kenaikan jumlah penumpang ini salah satunya karena kebijakan pemerintah yang menggratiskan 15 golongan masyarakat.

Data Januari 2026 menunjukkan jumlah penumpang Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta naik tahunan masing-masing 13,04 persen, 13,00 persen, dan 17,89 persen. Namun secara bulanan, Transjakarta turun 0,81 persen dan MRT Jakarta turun 0,10 persen dibanding November 2025.

Pada Desember 2025, jumlah penumpang terbanyak tetap di Transjakarta sebanyak 37,46 juta orang, diikuti MRT Jakarta 4,06 juta orang dan LRT Jakarta 119.320 orang. Sepanjang 2025, Transjakarta mengangkut 414,35 juta penumpang, MRT Jakarta 45,48 juta, dan LRT Jakarta 1,28 juta penumpang.

Transjakarta kini mengoperasikan 4.869 unit bus, jumlah perjalanan MRT Jakarta pada Desember 2025 mencapai 8.215 perjalanan, sedangkan LRT Jakarta melakukan 6.362 perjalanan.

Secara umum, jumlah perjalanan moda transportasi umum ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya meski ada penurunan bulanan untuk beberapa layanan.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka