Green Day Tampil di Pembukaan Super Bowl LX, Kali Ini Tanpa Sindiran Politik

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Green Day pada acara pembukaan Super Bowl LX di Levi’s Stadium di California, Amerika Serikat, Minggu (8/2), tampil membawakan medlei lagu-lagu populer mereka tanpa menyampaikan pernyataan politik sebagaimana biasanya.

Billboard pada Minggu (8/2) mewartakan bahwa personel band rock asal Bay Area itu menaiki panggung di Levi's Stadium untuk memeriahkan perayaan ulang tahun ke-60 pertandingan sebelum Seattle Seahawks dan New England Patriots memasuki lapangan untuk memperebutkan Trofi Lombardi.

Dalam penampilan yang berlangsung selama enam menit, Green Day membawakan empat lagu tanpa menyampaikan pernyataan langsung mengenai kondisi politik Amerika Serikat saat ini seperti yang mereka dilakukan dalam pertunjukan band sebelumnya.

Penampilan mereka diawali dengan alunan indah "Good Riddance" dari beberapa pemain biola. Mereka selanjutnya membawakan lagu "Holiday", "Boulevard of Broken Dreams", dan "American Idiot."

Saat lagu terakhir selesai, kamera menyorot para legenda sepak bola yang berbaris di sepanjang kedua sisi tangga menuju panggung.

Usai tampil, vokalis Green Day, Billie Joe Armstrong, berteriak dengan gembira, "Selamat datang di Baaaaay! Ini Super Bowl 60!"

Meskipun menghindari membuat pernyataan politik apapun selama penampilan mereka di upacara pra-pertunjukan, Green Day tidak menahan diri menjelang acara pertandingan besar.

Green Day menjadi berita utama tidak hanya karena pengumuman penampilan mereka sebelum pertandingan dimulai, tetapi juga karena mereka menyuarakan penentangan terhadap kebijakan pemerintahan Presiden Donald Trump.

Saat band tampil di The FanDuel Party Spotify yang diadakan di Pier 69 San Francisco pada Jumat (6/2), Armstrong menyampaikan kritik terhadap agen Imigrasi dan Bea Cukai Amerika Serikat.​​​​​​​

Trump juga menunjukkan ketidaksukaan dia terhadap Green Day dan penampil utama Super Bowl Halftime Show, Bad Bunny, sebelum pertandingan.

"Saya anti-mereka. Saya pikir itu pilihan yang buruk," kata Trump kepada New York Post tentang para penampil tersebut pada Januari.

Sumber: Billboard

Bagikan

Mungkin Kamu Suka