Israel Siap Serang Iran Tanpa Persetujuan AS Jika Garis Merah Terlewati

waktu baca 2 menit

Moskow (KABARIN) - Israel memperingatkan Amerika Serikat (AS) bahwa mereka bisa melancarkan serangan sendiri terhadap Iran jika ancaman rudal balistik terus meningkat, demikian laporan The Jerusalem Post mengutip pejabat pertahanan Israel.

“Kami telah memberi tahu pihak Amerika bahwa kami akan menyerang sendiri jika Iran melampaui garis merah yang kami tetapkan terkait rudal balistik,” ujar sumber tersebut, seperti dikutip The Jerusalem Post, Minggu (8/2).

Para pejabat Israel menekankan kepada AS bahwa program rudal balistik Iran dianggap sebagai ancaman eksistensial bagi keamanan mereka. Dalam beberapa pekan terakhir, Israel menyampaikan niatnya untuk menghentikan pengembangan rudal Iran melalui berbagai jalur komunikasi dengan militer AS.

Militer Israel disebut sudah menyiapkan rencana operasional, termasuk opsi menyerang fasilitas produksi utama Iran jika diperlukan.

Sementara itu, perundingan antara AS dan Iran soal program nuklir Iran digelar kembali di Muscat, Oman, Jumat lalu setelah sempat terhenti beberapa bulan.

Presiden AS Donald Trump pada Januari sempat mengatakan bahwa “armada besar” sedang menuju Iran. Ia berharap Teheran bersedia bernegosiasi dan menandatangani kesepakatan yang disebutnya "adil dan seimbang". Trump juga memperingatkan, jika kesepakatan nuklir tidak tercapai, setiap serangan AS di masa depan akan jauh lebih berat dibanding sebelumnya.

Iran membantah ada dimensi militer dalam program nuklirnya. Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi, pada Juni lalu menegaskan bahwa lembaganya belum menemukan bukti konkret adanya program senjata nuklir aktif di Iran.

Sumber: Sputnik_OANA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka