Kuwait Masukkan 8 Rumah Sakit Lebanon dalam Daftar Sanksi Teroris

waktu baca 1 menit

Beirut (KABARIN) - Kementerian Kesehatan Masyarakat Lebanon menyatakan sangat terkejut setelah Kuwait mengumumkan delapan rumah sakit di Lebanon masuk dalam daftar sanksi teroris nasional mereka.

Dalam pernyataannya pada Minggu, kementerian menegaskan pihaknya tidak menerima pemberitahuan sebelumnya dari pemerintah Kuwait. Pihaknya juga menilai langkah itu bertentangan dengan hubungan persahabatan dan diplomasi yang telah terjalin lama antara kedua negara.

Delapan rumah sakit yang terkena sanksi ini tersebar di Lebanon selatan, timur, serta pinggiran selatan Beirut, wilayah yang dikenal memiliki pengaruh kuat Hizbullah.

Menurut laporan Al-Rai, komite Kuwait yang bertugas menegakkan resolusi antiteror PBB mengambil keputusan ini berdasarkan "alasan masuk akal" yang mengaitkan fasilitas-fasilitas tersebut dengan aktivitas teroris.

Kementerian Kesehatan Lebanon menekankan bahwa rumah sakit-rumah sakit itu melayani semua warga tanpa diskriminasi dan tetap menjadi bagian penting dari sistem kesehatan nasional.

Mereka juga menyatakan akan meminta klarifikasi dari otoritas Kuwait untuk mencegah kesalahpahaman dan melindungi institusi kesehatan di Lebanon.

Sebelumnya, kementerian sempat mengecam ancaman terhadap rumah sakit di Lebanon selatan setelah militer Israel menyebarkan selebaran yang menuding Hizbullah menggunakan salah satu rumah sakit di Kota Bint Jbeil.

Sumber: Xinhua

Bagikan

Mungkin Kamu Suka